⚡ Breaking
Rupiah Menguat ke Rp17.778 per Dolar AS pada Senin Prabowo Siapkan Strategi Menuju Ketahanan Energi Nasional Ramadhipa Cetak Sejarah: Kemenangan Pertama di Moto3 Junior 45.500 Pelari Serbu JAKIM 2026, Wagub: Jakarta Milik Bersama Polisi Tangkap Penipu Tiket Pelni di Kupang BEM Sintang Audiensi dengan Pemda, Kawal Isu Pendidikan-Kesehatan Juara Roland Garros Andreeva Mundur dari Berlin Rupiah Menguat ke Rp17.930, BI dan Investor Jadi Pendorong
KALBAR

Warga Parindu Hilang 3 Hari Ditemukan Selamat di Kebun Karet

Oleh | Juni 13, 2026 | 0 komentar | Juni 13, 2026 (diperbarui)

SANGGAU – Setelah sempat dinyatakan hilang selama tiga hari dua malam, Komisatun (59), warga Dusun Tunas Baru, Desa Suka Mulya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Kamis (11/6/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB di area kebun karet milik warga. Saat ditemukan, Komisatun berada dalam kondisi lemas dan setengah sadar setelah beberapa hari berada di luar rumah.
Informasi penemuan korban pertama kali diterima petugas kepolisian sekitar pukul 11.30 WIB dari Kepala Wilayah Dusun Tunas Baru, Nurhana. Kabar tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh personel Polsek Parindu yang langsung menuju lokasi.

Sebelumnya, Komisatun dilaporkan hilang setelah berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke kebun pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Namun hingga malam hari, korban tidak kembali ke rumah sehingga membuat keluarga khawatir.

Anak korban, Nur Kholis, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Parindu pada Rabu (10/6/2026). Menindaklanjuti laporan itu, aparat kepolisian bersama warga dan perangkat desa melakukan pencarian intensif di sejumlah lokasi yang biasa dilalui korban.

Selama tiga hari dua malam, tim pencari menyisir kawasan perkebunan, semak belukar, hingga jalur menuju kebun. Upaya tersebut melibatkan masyarakat setempat, keluarga korban, perangkat desa, serta personel kepolisian.

Korban akhirnya ditemukan oleh dua warga Desa Suka Mulya, Eko dan Maya, di kebun karet milik Santoso. Saat ditemukan, Komisatun terlihat duduk bersandar di pohon karet dengan kondisi fisik yang sangat lemah dan kesadaran yang belum sepenuhnya pulih.

Setelah memastikan korban masih hidup, warga segera melakukan evakuasi dan membawa Komisatun kembali ke rumah untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kapolsek Parindu, AKP Sutono, bersama personelnya kemudian mendatangi kediaman korban. Saat itu Komisatun sedang menjalani perawatan dari bidan setempat dan mendapat infus untuk membantu memulihkan kondisi tubuhnya. Meski masih lemah, kondisi Komisatun dilaporkan berangsur membaik setelah mendapatkan penanganan medis.

Tags:

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *