Cucu Bunuh Nenek dan Wanita di Banyumas
BANYUMAS — Kasus pembunuhan sadis mengguncang warga Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas. Seorang pemuda berinisial A alias D (24) tega menghabisi nyawa nenek kandungnya, Kartinah (81), dan kekasih gelapnya, AA (18), secara tragis dalam waktu hampir bersamaan.
Polisi berhasil meringkus pelaku di wilayah Banjarnegara setelah sempat mencoba melarikan diri usai aksi kejinya terendus warga.
Peristiwa kelam ini bermula pada Kamis (11/6/2026) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Pelaku A mendatangi rumah neneknya untuk meminta sejumlah uang. Kesal karena permintaannya ditolak dan diungkit soal utang piutangnya, pelaku naik pitam dan menyerang korban.
“Pertama yang dibunuh neneknya. Pakai palu dipukul bagian leher, jatuh kemudian pelaku mengikat leher menggunakan tali rafia dan dicekik hingga meninggal dunia,” ungkap Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi, Sabtu (13/6/2026).
Setelah memastikan sang nenek tewas, pelaku membuang jasad lansia tersebut ke dalam sumur di sekitar rumah. Tragisnya, aksi keji A tidak berhenti di situ. Ia langsung merencanakan pembunuhan kedua terhadap selingkuhannya, AA. Pelaku menghubungi AA dan mengajaknya ke rumah sang nenek yang sudah kosong.
Di lokasi tersebut, pelaku sengaja memancing pertengkaran dengan modus memeriksa ponsel korban. Pelaku berpura-pura cemburu setelah melihat notifikasi pesan dari pria lain untuk memicu cekcok, dengan tujuan utama menguasai harta benda korban.
“Dia itu sudah merencanakan akan membunuh selingkuhannya. Di lokasi sempat terjadi cekcok karena pelaku ingin menguasai HP dan motor korban kedua. Tersangka berpura-pura melihat ada notifikasi WhatsApp dari laki-laki lain, hingga akhirnya wanita ini juga dibunuh,” tambah Kombes Petrus.
Pelarian pelaku mulai terkuak pada Jumat (12/6/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Kecurigaan warga bermula saat kerabat dan tetangga melihat pelaku masih berada di dalam rumah Kartinah. Ketika ditanya mengenai keberadaan sang nenek, pelaku memberikan jawaban ketus dan mencurigakan.
“Ditanya mbahnya di mana, jawabnya pergi. Ditanya lagi, pokoknya pergi lah, sana cari sendiri,” ujar Sudarmo, salah satu warga setempat.
Pelaku kemudian bergegas kabur menggunakan sepeda motor hingga sempat menabrak warga yang mencoba menghadangnya. Merasa ada yang tidak beres, warga bersama pihak keluarga memeriksa seluruh ruangan rumah. Mereka histeris saat menemukan AA sudah terbujur kaku bersimbah darah di sebuah kamar kosong yang menyerupai gudang.
Pencarian berlanjut untuk menemukan Kartinah. Warga curiga melihat penutup sumur di luar rumah dalam kondisi terbuka. Setelah disorot menggunakan senter, kecurigaan mereka terbukti dengan ditemukannya jasad Kartinah di dalam sumur.
“AA ditemukan di posisi sudah berada di sebuah kamar, tapi tidak dipakai, mungkin seperti gudang. Kemudian yang inisial K ditemukan di dalam sumur, sehingga kami harus melakukan evakuasi dengan meminta bantuan SAR Unit Banyumas,” jelas Kapolsek Patikraja, AKP Eko Sutanto.
Tak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian untuk memburu pelaku. Sekitar pukul 11.00 WIB, atau lima jam setelah menerima laporan warga, Tim Satreskrim Polresta Banyumas berhasil membekuk A alias D di kawasan Banjarnegara.
Pada Sabtu (13/6/2026), pihak kepolisian resmi menetapkan pemuda berusia 24 tahun tersebut sebagai tersangka utama pembunuhan berencana.
“Sudah kita proses dan ditetapkan sebagai tersangka. Motifnya ekonomi. Jadi dia ingin menguasai barang dan uang milik neneknya. Karena dia datang minta uang tidak dikasih, neneknya malah mengungkit utangnya,” pungkas Kombes Petrus Silalahi.
Saat ini, tersangka A alias D tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Banyumas untuk mempertanggungjawabkan perbuatan kejamnya di hadapan hukum.
Berita Terkait
kalbar news update
Polri Kerahkan 300 Brimob Atasi Karhutla Kalbar.
Jakarta — Polri memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dengan mengerahkan 300...
Nasional
Kapolri Tinjau Pengungsian Gempa NTT, Pastikan Bantuan Optimal
MANGGARAI — Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV...
Nasional
Gempa M7,7 Guncang Sikka: Polisi Gerak Cepat Evakuasi
SIKKA, NTT – Kepolisian Resor (Polres) Sikka bergerak cepat merespons dampak gempa bumi bermagnitudo M7,7 yang...
Kriminalitas
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent
JAKARTA — Pihak kepolisian terus bergerak cepat mengusut misteri kematian seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan...