Pemancing Hilang di Tayan Ditemukan Meninggal di Kubu Raya
KUBU RAYA – Seorang pemancing yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Kapuas, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Pulau Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (3/6/2026).
Korban diketahui bernama Husin (81), warga Dusun Piasak, Desa Pedalaman Utara, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau. Jenazah korban ditemukan mengapung di perairan Sungai Kapuas wilayah Pulau Limbung, Desa Pulau Limbung, Kecamatan Sungai Raya, sekitar pukul 06.30 WIB.
Sebelumnya, korban berpamitan kepada keluarganya untuk memancing di Sungai Kapuas pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Seorang warga sempat melihat korban sedang memancing di sekitar Jembatan Tayan pada pukul 15.30 WIB. Namun hingga malam hari korban tak kunjung pulang ke rumah.
Keluarga kemudian melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Pada Selasa (2/6/2026), pencarian dilakukan oleh aparat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, relawan, serta tim Basarnas Pontianak yang turun membantu operasi pencarian.
Setelah pencarian selama dua hari, tim menerima informasi adanya penemuan mayat laki-laki yang mengapung di perairan Pulau Limbung dengan ciri-ciri mengenakan baju putih dan celana pendek merah. Tim Basarnas bersama relawan kemudian menuju lokasi dan memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Husin yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Sekitar pukul 11.30 WIB, jenazah dievakuasi dari lokasi penemuan menggunakan jalur Sungai Kapuas dan dibawa menuju kampung halaman korban di Dusun Piasak dengan menggunakan lima unit speed boat.
Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 14.00 WIB. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Selanjutnya jenazah langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Selama proses pencarian, evakuasi, hingga penyerahan jenazah kepada keluarga, situasi berlangsung aman dan kondusif. Aparat menyimpulkan bahwa korban merupakan pemancing yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Kapuas sejak 1 Juni 2026.
Berita Terkait
KALBAR
Polda Kalbar Terima 300 Personel Brimob BKO untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Pontianak – Polda Kalimantan Barat secara resmi menerima kedatangan 300 personel Brigade Mobil (Brimob) dalam rangka...
KALBAR
DAD Landak: Polres Landak Teladan dalam Penanganan Darurat Karhutla
NGABANG – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Landak memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Landak atas...
KALBAR
Ketua Bala Dayak Landak: Gerak Cepat Polres Landak Selamatkan Hutan Adat dari Karhutla
NGABANG – Ketua Bala Dayak Kabupaten Landak, Aan Dahoya, memberikan apresiasi dan penghormatan yang mendalam kepada...
KALBAR
Ketua MMBB Landak: Apresiasi untuk Kapolres Landak dalam mengendalikan Karhutla
NGABANG – Ketua Mangkok Merah Borneo Bersatu (MMBB) Kabupaten Landak, Junghi Suhardi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan...