⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
kalbar news update

Musim Pancaroba Tiba, Waspadai 5 Penyakit Ini yang Rawan Menyerang

Oleh | Mei 21, 2026 | 0 komentar | Mei 21, 2026 (diperbarui)

Jakarta – Memasuki Mei 2026, sebagian besar wilayah Indonesia tengah menghadapi musim pancaroba. Cuaca tak menentu, pagi panas terik lalu sore diguyur hujan deras, memaksa tubuh terus beradaptasi. Kondisi ini membuat daya tahan tubuh mudah turun dan penyakit lebih gampang menyerang.

Unit Pelayanan Kesehatan Kemenkes mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap beberapa penyakit penyerta pancaroba.

Influenza & Batuk Pilek


Perubahan suhu ekstrem membuat virus flu lebih mudah menyebar. Gejalanya demam, hidung tersumbat, dan tenggorokan gatal. Penularan makin cepat di ruangan ber-AC atau keramaian.

Diare


Hujan deras membuat sumber air rawan terkontaminasi bakteri E.coli. Makanan yang dijajakan tanpa penutup juga berisiko. Gejalanya BAB cair lebih dari 3 kali sehari disertai kram perut.

Demam Berdarah Dengue (DBD)


Genangan air pasca hujan jadi tempat favorit nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. Kasus DBD biasanya naik saat pancaroba. Waspadai demam tinggi mendadak, nyeri sendi, dan bintik merah di kulit.

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)


Udara lembap + debu yang beterbangan saat angin kencang memicu ISPA. Kelompok rentan: anak-anak dan lansia.

Leptospirosis


Banjir kecil membawa risiko penyakit dari kencing tikus. Bakteri bisa masuk lewat luka terbuka di kaki saat menerjang genangan.

Tips Cegah Sakit Saat Pancaroba


Kemenkes menyarankan 5 langkah utama agar tetap sehat:

  • Konsumsi vitamin C yang cukup dari buah seperti jeruk dan jambu.
  • Makan makanan bergizi seimbang, perbanyak protein untuk antibodi.
  • Rutin cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah makan.
  • Mandi 2 kali sehari untuk jaga kebersihan tubuh.
  • Aktivitas fisik minimal 30 menit tiap hari biar imun terjaga.

Selain itu, terapkan 3M Plus untuk cegah DBD: Menguras, Menutup, Mendaur ulang barang bekas. Jangan lupa bawa payung dan jaket saat keluar rumah.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *