Musim Pancaroba Tiba, Waspadai 5 Penyakit Ini yang Rawan Menyerang
Jakarta – Memasuki Mei 2026, sebagian besar wilayah Indonesia tengah menghadapi musim pancaroba. Cuaca tak menentu, pagi panas terik lalu sore diguyur hujan deras, memaksa tubuh terus beradaptasi. Kondisi ini membuat daya tahan tubuh mudah turun dan penyakit lebih gampang menyerang.
Unit Pelayanan Kesehatan Kemenkes mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap beberapa penyakit penyerta pancaroba.
Influenza & Batuk Pilek
Perubahan suhu ekstrem membuat virus flu lebih mudah menyebar. Gejalanya demam, hidung tersumbat, dan tenggorokan gatal. Penularan makin cepat di ruangan ber-AC atau keramaian.
Diare
Hujan deras membuat sumber air rawan terkontaminasi bakteri E.coli. Makanan yang dijajakan tanpa penutup juga berisiko. Gejalanya BAB cair lebih dari 3 kali sehari disertai kram perut.
Demam Berdarah Dengue (DBD)
Genangan air pasca hujan jadi tempat favorit nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. Kasus DBD biasanya naik saat pancaroba. Waspadai demam tinggi mendadak, nyeri sendi, dan bintik merah di kulit.
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
Udara lembap + debu yang beterbangan saat angin kencang memicu ISPA. Kelompok rentan: anak-anak dan lansia.
Leptospirosis
Banjir kecil membawa risiko penyakit dari kencing tikus. Bakteri bisa masuk lewat luka terbuka di kaki saat menerjang genangan.
Tips Cegah Sakit Saat Pancaroba
Kemenkes menyarankan 5 langkah utama agar tetap sehat:
- Konsumsi vitamin C yang cukup dari buah seperti jeruk dan jambu.
- Makan makanan bergizi seimbang, perbanyak protein untuk antibodi.
- Rutin cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah makan.
- Mandi 2 kali sehari untuk jaga kebersihan tubuh.
- Aktivitas fisik minimal 30 menit tiap hari biar imun terjaga.
Selain itu, terapkan 3M Plus untuk cegah DBD: Menguras, Menutup, Mendaur ulang barang bekas. Jangan lupa bawa payung dan jaket saat keluar rumah.
Berita Terkait
kalbar news update
Polri Kerahkan 300 Brimob Atasi Karhutla Kalbar.
Jakarta — Polri memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dengan mengerahkan 300...
Nasional
Kapolri Tinjau Pengungsian Gempa NTT, Pastikan Bantuan Optimal
MANGGARAI — Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV...
Nasional
Gempa M7,7 Guncang Sikka: Polisi Gerak Cepat Evakuasi
SIKKA, NTT – Kepolisian Resor (Polres) Sikka bergerak cepat merespons dampak gempa bumi bermagnitudo M7,7 yang...
kalbar news update
Polisi Ajak Mahasiswa dan Komunitas Bahas Isu PETI hingga Knalpot Brong Lewat Jumat Curhat Polres Landak
NGABANG — Polres Landak kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai wadah komunikasi langsung antara kepolisian dan...