Cornelis Ajak Masyarakat Dayak Kibarkan Merah Putih di HUT RI
PONTIANAK — Anggota DPR RI sekaligus tokoh masyarakat Dayak, Dr. (H.C.) Drs. Cornelis, M.H., mengajak seluruh masyarakat Dayak di Kalimantan Barat untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing.
Mantan Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) periode 2015–2021 tersebut menegaskan bahwa pengibaran Sang Saka Merah Putih bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan setiap bulan Agustus.
“Merupakan simbol kebangsaan sekaligus bentuk tanggung jawab dan kecintaan masyarakat terhadap Indonesia. Mari kibarkan Merah Putih dengan bangga,” ujar Cornelis, Jumat (14/8/2026).
Cornelis menilai, semangat kemerdekaan harus diwujudkan secara nyata oleh seluruh elemen bangsa, termasuk masyarakat Dayak di Kalimantan Barat. Ia mengingatkan agar keragaman latar belakang budaya maupun simbol-simbol identitas tidak dijadikan alasan untuk mempertajam perbedaan di tengah masyarakat.
Pelestarian Budaya dan Komitmen NKRI
Meski mengutamakan Merah Putih sebagai simbol negara, Cornelis memastikan hal tersebut tidak berarti mengabaikan eksistensi kebudayaan lokal. Menurutnya, kebudayaan Dayak harus tetap dijaga, dirawat, dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Ia juga berpesan agar perbedaan simbol budaya tidak berkembang menjadi polemik yang berpotensi mengganggu keharmonisan sosial. Di tengah keberagaman Indonesia, Cornelis menekankan pentingnya menempatkan persatuan dan kesatuan sebagai prioritas utama.
Sebagai bagian tak terpisahkan dari warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), masyarakat Dayak dinilai mampu merawat identitas leluhur secara berdampingan dengan kecintaan terhadap tanah air. Bagi Cornelis, melestarikan budaya Dayak dan menjaga keutuhan NKRI bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan, melainkan dapat berjalan selaras dalam semangat kebersamaan.
Momentum Memperkuat Persaudaraan
Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Cornelis berharap masyarakat di berbagai pelosok Kalimantan Barat turut menyemarakkan suasana dengan memasang bendera di rumah maupun fasilitas publik yang sesuai ketentuan.
Ia menutup pesannya dengan mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan sekadar peristiwa sejarah masa lalu, melainkan panggilan tanggung jawab bagi setiap warga negara untuk terus merawat persaudaraan dan menjaga keutuhan bangsa.
“Persatuan dan kesatuan sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia harus tetap kita utamakan,” pungkasnya.
Berita Terkait
KALBAR
Ketua MMBB Landak: Apresiasi untuk Kapolres Landak dalam mengendalikan Karhutla
NGABANG – Ketua Mangkok Merah Borneo Bersatu (MMBB) Kabupaten Landak, Junghi Suhardi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan...
KALBAR
Ketua DPC TBBR Landak Apresiasi Kerja Maksimal Polres Landak Tangani Karhutla
NGABANG – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kabupaten Landak, Lianus Bembe,...
KALBAR
Aliansi Ormas Landak Puji Kinerja Polres Tangani Karhutla
NGABANG – Ketua Aliansi Organisasi Masyarakat (Ormas) Kabupaten Landak, FX. Ferry Sak, S.E., menyampaikan apresiasi tinggi...
Bengkayang
30 Personel Brimob Diterjunkan Atasi Karhutla di Bengkayang
BENGKAYANG — Kepolisian Resor (Polres) Bengkayang, Kalimantan Barat, mendapat tambahan kekuatan signifikan dalam menanggulangi darurat kebakaran...
NKRI harga mati, mari bersama dalam bingkai kebhinekaan.
Makasih
Ajakan yang patut didukung. Mari kibarkan Merah Putih dan tunjukkan semangat nasionalisme kita.
Merdeka bukan alasan untuk terpecah, justru menjadi momentum untuk semakin erat sebagai satu bangsa.