Polisi Ajak Mahasiswa dan Komunitas Bahas Isu PETI hingga Knalpot Brong Lewat Jumat Curhat Polres Landak
NGABANG — Polres Landak kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai wadah komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Cafe Kopikoe Ngabang, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, ini dihadiri langsung oleh Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Landak, Jumat (7/8).
Forum interaktif ini mempertemukan unsur kepolisian dengan berbagai elemen pemuda dan masyarakat, di antaranya Ketua GMNI Landak Ignatius Jaga, Ketua BEM Agustinus Hippo Pianus Tutuk, Ketua Projek Online Ngabang Hidayat, serta Ketua GMKI Landak Satria. Berbagai isu krusial mulai dari aktivitas penambangan tanpa izin (PETI), distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), hingga ketertiban lalu lintas dibahas secara terbuka dalam kegiatan tersebut.
Serap Aspirasi Mahasiswa Terkait PETI dan Program Pemerintah

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BEM Agustinus Hippo, Pianus Tutuk, menyampaikan pandangannya terkait aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Landak. Pihaknya memahami dampak negatif PETI terhadap lingkungan dan potensi konflik sosial, namun di sisi lain sebagian masyarakat masih menggantungkan mata pencaharian pada sektor tersebut.
Menanggapi hal ini, Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari menegaskan bahwa jajarannya terus melakukan langkah preventif melalui sosialisasi dan imbauan hukum. Pihaknya juga berkomitmen untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Landak agar ada solusi alternatif lapangan pekerjaan yang layak bagi masyarakat terdampak.
Selain isu PETI, mahasiswa juga menyoroti kelancaran distribusi BBM di SPBU, pengawasan pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih, serta evaluasi terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menanggapi sorotan terhadap Program MBG, Kasat Binmas Polres Landak menyatakan bahwa pihaknya menyambut positif program tersebut karena terbukti memotivasi anak-anak sekolah, sekaligus berkomitmen menindaklanjuti setiap masukan demi peningkatan kualitas gizi dan kebersihan penyajian.
Atensi Khusus Knalpot Brong dan Layanan Call Center 110
Diskusi semakin menarik ketika Ketua Projek Online Ngabang, Hidayat, mengeluhkan maraknya penggunaan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan warga pada malam hari. Menanggapi keluhan tersebut, Kasat Lantas Polres Landak menjelaskan bahwa pihaknya secara rutin menggelar razia dan penindakan. Kendati demikian, tantangan baru muncul karena para remaja dengan mudah mendapatkan kembali knalpot tidak standar tersebut melalui pembelian secara online.

Sementara itu, Ketua GMKI Landak, Satria, turut menyampaikan aspirasi terkait perlunya peningkatan infrastruktur jalan dan penambahan titik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Ngabang guna mencegah kecelakaan dan gangguan keamanan.
Menutup kegiatan tersebut, Kapolres Landak mengajak seluruh perwakilan mahasiswa dan komunitas untuk memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 yang aktif 24 jam secara gratis. Melalui sinergi yang terbangun dalam Jumat Curhat ini, Polres Landak berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Landak senantiasa aman, kondusif, serta kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian semakin meningkat.
Berita Terkait
KALBAR
Ketua MMBB Landak: Apresiasi untuk Kapolres Landak dalam mengendalikan Karhutla
NGABANG – Ketua Mangkok Merah Borneo Bersatu (MMBB) Kabupaten Landak, Junghi Suhardi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan...
KALBAR
Ketua DPC TBBR Landak Apresiasi Kerja Maksimal Polres Landak Tangani Karhutla
NGABANG – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kabupaten Landak, Lianus Bembe,...
KALBAR
Aliansi Ormas Landak Puji Kinerja Polres Tangani Karhutla
NGABANG – Ketua Aliansi Organisasi Masyarakat (Ormas) Kabupaten Landak, FX. Ferry Sak, S.E., menyampaikan apresiasi tinggi...
Bengkayang
30 Personel Brimob Diterjunkan Atasi Karhutla di Bengkayang
BENGKAYANG — Kepolisian Resor (Polres) Bengkayang, Kalimantan Barat, mendapat tambahan kekuatan signifikan dalam menanggulangi darurat kebakaran...