⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
Nasional

Kapolri Tinjau Pengungsian Gempa NTT, Pastikan Bantuan Optimal

Oleh | Agustus 18, 2026 | 0 komentar | Agustus 18, 2026 (diperbarui)

MANGGARAI — Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) meninjau langsung lokasi pengungsian korban gempa bumi di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026).

​Peninjauan ini turut didampingi oleh Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran, serta Komandan Pasukan II Korbrimob Polri Brigjen Pol. Heru Novianto. Kehadiran jajaran pimpinan Polri tersebut bertujuan untuk memastikan penanganan darurat bencana berjalan secara optimal di lapangan.

​Dalam kesempatan itu, Jenderal Listyo Sigit menyampaikan duka cita mendalam atas musibah gempa bumi yang melanda wilayah NTT. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para korban yang meninggal dunia maupun yang saat ini masih menjalani perawatan medis.

​”Pertama-tama, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas bencana gempa bumi yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ungkap Kapolri di lokasi pengungsian.

​Langkah Cepat Polri: 8 Posko Tanggap Bencana & 247 Ton Logistik

​Guna mempercepat proses penanganan pascagempa, Polri telah mendirikan delapan Posko Tanggap Bencana. Posko ini terdiri dari satu posko utama di Labuan Bajo serta tujuh posko lainnya yang tersebar di polres-polres terdampak.

​Posko tersebut difungsikan sebagai pusat koordinasi untuk:

  • ​Mempercepat proses evakuasi warga.
  • ​Optimalisasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
  • ​Pendataan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur.
  • ​Pendistribusian logistik dan pengamanan wilayah terdampak.

​Selain mendirikan posko, Polri terus menggenjot pengiriman bantuan kemanusiaan. Berdasarkan data hingga Selasa (18/8/2026), total 247,66 ton bantuan logistik telah disalurkan, yang mencakup 19,59 ton dari Mabes Polri serta 228,07 ton dari lima polda jajaran.

​Penyaluran Langsung Bantuan Sosial

​Dalam peninjauan tersebut, rombongan juga menyerahkan bantuan secara langsung kepada para pengungsi di Manggarai dan Manggarai Timur. Bantuan yang diangkut menggunakan enam unit truk ini meliputi:

  • ​Paket sembako dan bantuan sosial
  • ​Kasur dan tandon air bersih
  • ​Boks obat-obatan medis
  • ​Mainan khusus anak-anak di pengungsian

​Sinergi kuat yang terjalin antara Polri, TNI, BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat pemulihan psikologis maupun fisik masyarakat. Prioritas utama Polri adalah memastikan keselamatan serta terpenuhinya kebutuhan dasar para penyintas selama berada di posko pengungsian.

​”Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan selama berada di lokasi pengungsian,” pungkas Kapolri.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *