MenPAN-RB: ASN Komcad Harus Tetap Jadi Pelayan Publik
JAKARTA – Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam Komponen Cadangan (Komcad) untuk tetap memegang teguh esensi utama mereka, yakni sebagai pelayan masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan MenPAN-RB usai menghadiri upacara penutupan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komcad ASN Gelombang I yang berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat. Rini menekankan bahwa status sebagai anggota Komcad seharusnya memperkuat kinerja birokrasi, bukan mengaburkan fungsi utama ASN.
“Kami berharap bahwa program ini, Komcad ini, tidak mengubah jati diri ASN sebagai pelayan publik,” ujar Rini Widyantini dalam jumpa pers di lokasi acara.
Selama satu setengah bulan menjalani Latsarmil, para ASN dibekali berbagai materi yang dinilai sangat positif untuk pengembangan karakter. Menurut Rini, dua nilai fundamental yang berhasil ditanamkan selama pelatihan adalah kedisiplinan yang tinggi dan jiwa nasionalisme yang kuat.
Dua aspek tersebut diyakini mampu menjadi modal utama bagi ASN untuk mengabdi dengan sungguh-sungguh, sehingga masyarakat dapat merasakan dampak nyata dari pelayanan yang diberikan. Selain itu, latihan militer ini juga terbukti berhasil menempa mental para peserta menjadi lebih tangguh. Ketahanan mental ini dinilai sangat krusial mengingat dinamika kerja di instansi pemerintahan saat ini menuntut adaptabilitas tinggi di bawah tekanan.
“Nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan sesungguhnya sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN. Saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertahanan dan TNI yang telah menyelenggarakan Komcad ini dan telah membina para ASN sehingga bisa membentuk karakter ASN yang semakin tangguh dan siap mengabdi kepada masyarakat,” lanjut Rini.
Menutup keterangannya, MenPAN-RB menaruh harapan besar pada keberlanjutan program ini. Pemerintah menjadwalkan program Komcad ASN gelombang kedua akan dimulai pada Agustus 2026 mendatang. Rini berharap gelombang berikutnya dapat berjalan dengan lancar dan kembali melahirkan aparatur negara yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki integritas tinggi dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.
Berita Terkait
kalbar news update
Polri Kerahkan 300 Brimob Atasi Karhutla Kalbar.
Jakarta — Polri memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dengan mengerahkan 300...
Nasional
Kapolri Tinjau Pengungsian Gempa NTT, Pastikan Bantuan Optimal
MANGGARAI — Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV...
Nasional
Gempa M7,7 Guncang Sikka: Polisi Gerak Cepat Evakuasi
SIKKA, NTT – Kepolisian Resor (Polres) Sikka bergerak cepat merespons dampak gempa bumi bermagnitudo M7,7 yang...
KALBAR
GAMKI Landak : Program MBG Fokus ke Daerah 3T Bukan Kota
LANDAK — Implementasi Program Makan Bergizi (MBG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) mendapat sorotan...