⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
KALBAR

GAMKI Landak : Program MBG Fokus ke Daerah 3T Bukan Kota

Oleh | Agustus 8, 2026 | 0 komentar | Agustus 8, 2026 (diperbarui)

LANDAK — Implementasi Program Makan Bergizi (MBG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) mendapat sorotan tajam dari Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Landak.Erwin, perwakilan GAMKI Landak, menyoroti adanya pergeseran fokus dalam pelaksanaan program yang seharusnya menjadi prioritas di daerah 3T, namun kini justru lebih dominan menyasar wilayah perkotaan.

Ia menegaskan bahwa aksesibilitas dan tantangan di daerah 3T seharusnya menempatkan wilayah tersebut sebagai prioritas utama.”Program ini awalnya memang menyasar daerah-daerah yang sulit dijangkau. Namun, saat berjalan, prioritasnya justru terbalik ke daerah perkotaan,” ujar Erwin dalam pernyataannya.Lebih lanjut, Erwin menyoroti dua pola pelaksanaan yang ada, yakni pola modular melalui penyedia dari perusahaan dan pemanfaatan kantin sekolah.

Menurutnya, pemanfaatan kantin sekolah menjadi opsi yang lebih efektif untuk implementasi di lapangan.Ia mendesak agar ada perbaikan segera dalam pola distribusi dan pengawasan program ini. “Ini menggunakan uang rakyat, jadi kita harus mengawasi bersama. Jika kurang baik, kita sampaikan kurang baik, dan sebaliknya,” tegasnya.

GAMKI Landak berharap pemerintah segera mengevaluasi pola pelaksanaan Program MBG agar benar-benar memberikan dampak maksimal bagi masyarakat di daerah 3T yang paling membutuhkan.

Tags:

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *