⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
kalbar news update

Puntung Rokok Diduga Jadi Biang Kerok Kebakaran Ruko Pijat di Pontianak Selatan

Oleh | April 1, 2026 | 0 komentar | April 6, 2026 (diperbarui)

Pontianak – Kebakaran melanda sebuah unit ruko yang digunakan sebagai tempat usaha refleksi dan pijat di Jalan Suez Permai, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, pada Selasa (31/3/2026). Diduga, peristiwa tersebut dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh seorang pelanggan.

Berdasarkan keterangan Tamrunah kepada pihak berwenang, saat proses terapi berlangsung, pelanggan tersebut merokok dan membuang puntungnya ke dalam kantong plastik yang digunakan sebagai tempat sampah.

Insiden berawal sekitar pukul 15.15 WIB. Saat itu, seorang terapis bernama Tamrunah (39) tengah memberikan layanan pijat kepada pelanggannya di kamar lantai 2 ruko Bunga Indah Foot Reflexology.

“Setelah selesai dipijat, pelanggan langsung pergi. Saya pun pergi untuk makan. Tidak lama kemudian, puntung rokok yang dibuang ke kantong plastik berisi kertas tisu itu memicu api,” ujar Tamrunah, yang berprofesi sebagai pengelola sekaligus terapis di tempat tersebut.

Api dengan cepat membesar. Kantong plastik yang terbakar kemudian menjalar ke tirai pintu serta lemari di sampingnya yang berbahan kayu dan plastik. Tak berselang lama, api melahap kasur di dalam kamar hingga mengenai unit Air Conditioner (AC) yang akhirnya meledak.

Melihat kobaran api yang kian membesar, Tamrunah segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan. Sejumlah regu pemadam dari berbagai instansi dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

Setidaknya empat unit pemadam kebakaran diterjunkan dalam kejadian ini, yakni dari Pemadam Kebakaran Kota Pontianak, Pemadam Kebakaran Budi Pekerti, Pemadam Kebakaran PMI Provinsi Kalbar, serta Pemadam Kebakaran Mitra Bhakti.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, pihak pengelola ruko mengalami kerugian materiil yang hingga saat ini masih dalam tahap pendataan.

Pihak berwenang mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemilik usaha dan pengunjung, untuk lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh kelalaian kecil seperti membuang puntung rokok sembarangan.

Red. Ran

Berita Terkait