Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Pontianak Barat
PONTIANAK – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Jalan Karet, Kompleks Alam Jaya 2, Kecamatan Pontianak Barat, Rabu 24 Juni 2026 petang.
Korban diketahui bernama Yatino (69), warga Dusun Pasak, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lantai dua rumah milik menantunya di Kompleks Alam Jaya 2, Kelurahan Pal Lima.
Berdasarkan keterangan saksi sekaligus pemilik rumah, Emyl Syafar Usman, sekitar pukul 18.00 WIB dirinya pulang dari tempat kerja dan mencium bau tidak sedap yang berasal dari lantai dua rumah.
Karena telah memasuki waktu Magrib, saksi terlebih dahulu melaksanakan salat sebelum kemudian memeriksa sumber bau tersebut. Saat tiba di lantai dua, saksi mendapati korban telah meninggal dunia dalam posisi terlentang.
Saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut. Dari informasi yang diperoleh, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan telah tinggal bersama menantunya sejak tahun 2023. Istri saksi yang merupakan anak korban telah meninggal dunia pada April 2022.
Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan resep dokter milik korban. Beberapa hari sebelum ditemukan meninggal, tepatnya pada Minggu 21 Juni 2026, korban diketahui sempat meminta untuk didaftarkan berobat.
Hasil pemeriksaan awal tim forensik di tempat kejadian perkara menunjukkan adanya tanda-tanda pembusukan pada tubuh korban, seperti pengelupasan kulit dan munculnya larva. Petugas juga menemukan kuku korban berwarna kebiruan.
Namun demikian, pemeriksaan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan kondisi jenazah, kematian diperkirakan telah terjadi sekitar dua hingga tiga hari sebelum ditemukan.
Pihak keluarga menolak dilakukan visum maupun autopsi dan hanya meminta agar jenazah dilakukan proses fardu kifayah di RS Anton Soedjarwo. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal serta riwayat penyakit yang dimiliki korban, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat faktor medis. Aparat kepolisian memastikan tidak ditemukan indikasi tindak kekerasan dalam peristiwa tersebut.
Berita Terkait
KALBAR
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Pelayanan di SPBU Apung Kapuas Hulu
Kapuas Hulu, 27 September 2026* – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan perkuat pelayanan dan pengawasan...
KALBAR
PWI Kalbar Dorong LPM Warta IAIN Pontianak Perkuat Pers Kampus
PONTIANAK — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat mendorong Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Warta IAIN Pontianak...
KALBAR
Sah! Taufik Terpilih Aklamasi Ketua PWI Sintang Masa Bakti 2026-2029
SINTANG – Taufik Hidayat, terpilih aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sintang masa bakti...
KALBAR
Polda Kalbar Serap Aspirasi Aliansi Driver Ojol
PONTIANAK— Kepolisian daerah Kalimantan Barat menggelar kegiatan silaturahmi bersama pengurus dan anggota Aliansi Driver Ojol Bersatu...