Aliansi Ormas Landak Puji Kinerja Polres Tangani Karhutla
NGABANG – Ketua Aliansi Organisasi Masyarakat (Ormas) Kabupaten Landak, FX. Ferry Sak, S.E., menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Landak atas respons cepat dan kerja keras dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di berbagai wilayah Kabupaten Landak.
Ferry menilai ancaman Karhutla di Landak saat ini berada pada tingkat yang sangat serius. Berdasarkan catatan dan data terkini, Kabupaten Landak termasuk salah satu wilayah dengan titik panas (hotspot) tertinggi di Kalimantan Barat, dengan total mencapai 268 titik terpantau. Bahkan pada awal Juni 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mencatat luasan lahan terbakar terbesar terjadi di Kabupaten Landak.
Menghadapi eskalasi ancaman tersebut, Pemerintah Kabupaten Landak telah resmi menetapkan status siaga darurat Karhutla sejak 1 Juli hingga 31 Oktober 2026.
“Kami dari Aliansi Ormas Kabupaten Landak mengapresiasi Kapolres dan seluruh jajaran yang sudah bergerak cepat. Ini bukti nyata Polri hadir melindungi masyarakat saat dibutuhkan,” ujar Ferry saat ditemui di Ngabang, Selasa (25/8/2026).
Lebih lanjut, Ferry menyoroti kesigapan Polres Landak dalam merespons laporan cepat dari masyarakat maupun hasil pantauan di lapangan. Salah satu aksi menonjol adalah penanganan kebakaran yang melanda areal perkebunan PT Saraswati Agro Estate di Desa Pak Mayam, Kecamatan Ngabang, dengan luas lahan terdampak mencapai 30 hingga 70 hektare.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Landak AKP Zulianto dikerahkan secara masif, melibatkan 14 personel Kompi 1 Siaga Polres Landak, 5 personel Polsek Ngabang, serta unsur BPBD, KPH, dan tim pemadam perusahaan.
Fakta & Data Penanganan Karhutla Polres Landak:
- Titik Panas: Memantau hingga 268 titik hotspot di wilayah Kabupaten Landak.
- Status Wilayah: Penetapan Status Siaga Darurat Karhutla (1 Juli – 31 Oktober 2026) oleh Pemkab Landak.
- Kasus PT Saraswati Agro Estate: Penanganan lahan seluas 30–70 hektare di Desa Pak Mayam, Kecamatan Ngabang oleh tim gabungan.
- Kasus Desa Tebedak: Penanganan lahan 3–4 hektare milik 4 warga oleh Pamapta III Polres Landak bersama TNI dan Damkar.
- Mitigasi Wilayah Ngabang: Tindak lanjut cepat terhadap 7 titik hotspot dengan potensi luasan 7,6 hektare.
Selain insiden di PT Saraswati, respons cepat juga ditunjukkan Polres Landak pada awal Januari 2026. Tim Pamapta III Polres Landak bersama jajaran TNI dan Dinas Pemadam Kebakaran sukses memadamkan kebakaran lahan milik empat warga di Desa Tebedak, Kecamatan Ngabang, yang mencakup area seluas 3 hingga 4 hektare. Di titik pemantauan lain di Kecamatan Ngabang, potensi luasan 7,6 hektare dari tujuh titik hotspot juga berhasil ditindaklanjuti secara sigap.
Ferry turut memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah preventif yang konsisten dijalankan oleh Polres Landak. Upaya tersebut meliputi penyelenggaraan rapat koordinasi lintas sektoral, patroli rutin di kawasan rawan, sosialisasi aktif larangan membakar lahan, hingga pembagian masker gratis kepada masyarakat guna mengantisipasi dampak buruk kabut asap.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari sebelumnya telah menegaskan bahwa sekitar 99 persen insiden Karhutla dipicu oleh faktor aktivitas manusia, khususnya pembukaan lahan dengan cara membakar. Oleh karena itu, penanganan bencana ini bukan semata-mata tugas satu instansi, melainkan bentuk tanggung jawab kolektif bersama.
Menanggapi aspek penegakan hukum, Ferry menyatakan dukungannya kepada aparat kepolisian untuk menindak tegas pelaku pembakaran lahan ilegal. Namun, ia mengingatkan agar penegakan hukum tetap dilakukan secara bijak dengan memperhatikan kearifan lokal serta tradisi masyarakat adat setempat.
“Ini sudah menjadi komitmen kita bersama. Sebelumnya kita sudah sering bersinergi dengan Polres Landak dalam menjaga kamtibmas, dan kita merasa nyaman bertempat tinggal di Landak. Mari kita sama-sama menjaga Landak tetap aman dan terbebas dari Karhutla,” pungkas Ferry.
Berita Terkait
KALBAR
Ketua MMBB Landak: Apresiasi untuk Kapolres Landak dalam mengendalikan Karhutla
NGABANG – Ketua Mangkok Merah Borneo Bersatu (MMBB) Kabupaten Landak, Junghi Suhardi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan...
KALBAR
Ketua DPC TBBR Landak Apresiasi Kerja Maksimal Polres Landak Tangani Karhutla
NGABANG – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kabupaten Landak, Lianus Bembe,...
Bengkayang
30 Personel Brimob Diterjunkan Atasi Karhutla di Bengkayang
BENGKAYANG — Kepolisian Resor (Polres) Bengkayang, Kalimantan Barat, mendapat tambahan kekuatan signifikan dalam menanggulangi darurat kebakaran...
KALBAR
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Langsung Penanggulangan Karhutla di Kalimantan Barat
Pontianak – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hari ini melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Barat untuk...