⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
KALBAR

Pria Bertato Ditemukan Tewas di Sungai Kapuas

Oleh | Juni 22, 2026 | 0 komentar | Juni 22, 2026 (diperbarui)

Pontianak – Warga Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, menemukan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas di tepian Sungai Kapuas, Jalan Tanjung Harapan Gang 98 RT/RW 002/005, pada Minggu (21/06/2026) malam.

Jenazah pertama kali diketahui sekitar pukul 20.20 WIB dalam kondisi mengambang dan tersangkut pada tiang rumah warga di tepian sungai. Setelah menerima laporan dari masyarakat, warga bersama Ketua RW setempat melakukan pengecekan dan mengamankan posisi jenazah agar tidak hanyut terbawa arus.

Korban berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia 35 hingga 40 tahun, berambut lurus, mengenakan kaus biru dan celana biru. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban telah mengalami pembengkakan.

Sekitar pukul 21.20 WIB, tim relawan melakukan evakuasi jenazah dan selanjutnya membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, ditemukan bahwa jenazah telah mengalami pembusukan pada seluruh tubuh. Korban diketahui telah disunat, memiliki empat anting pada penis, serta beberapa tato, yaitu gambar wajah pada dada kanan, gambar tribal pada tangan kanan, dan gambar kupu-kupu pada bagian perut. Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan tajam. Perkiraan waktu kematian sekitar 24 hingga 32 jam sebelum pemeriksaan dilakukan.

Saat ini identitas korban masih belum diketahui dan jenazah berada di kamar mayat rumah sakit untuk kepentingan identifikasi. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi Polsek Pontianak Timur atau pihak rumah sakit guna membantu proses identifikasi.
Penyebab pasti kematian masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Tags:

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *