⚡ Breaking
Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck Polres Landak Gelar Senam dan Bazar Murah HUT Bhayangkara
Internasional

Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck

Oleh | Juni 22, 2026 | 0 komentar | Juni 22, 2026 (diperbarui)

INNSBRUCK, Austria – Atlet panjat tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani, kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional dengan menempati peringkat keempat pada nomor Lead di ajang World Climbing Series Innsbruck 2026, Austria, Senin dini hari WIB.

Penampilan apik ditampilkan Putra di babak final dengan meraih poin 40+. Sayangnya, torehan tersebut belum cukup untuk membawanya naik podium, mengingat persaingan ketat yang terjadi di papan atas.

Menariknya, capaian poin yang sama juga ditorehkan oleh legenda panjat tebing asal Republik Ceko, Adam Ondra. Namun, Ondra harus puas finis di urutan kelima karena kalah dalam perhitungan hasil babak kualifikasi.

Persaingan di puncak klasemen akhir dimenangkan oleh atlet Jepang, Neo Suzuki, yang sukses mengumpulkan poin 42+. Posisi kedua ditempati wakil Spanyol, Alberto Gines Lopez, dengan torehan poin serupa, sementara pemanjat tuan rumah Austria, Jakob Schubert, mengamankan peringkat ketiga dengan poin 42.

Meski gagal meraih medali, pencapaian Putra di Innsbruck menjadi bukti konsistensinya di nomor Lead yang selama ini didominasi para atlet elite dunia. Hasil ini sekaligus melanjutkan tren positif atlet Indonesia tersebut setelah sebelumnya mencatat sejarah dengan meraih medali emas pada seri World Climbing Series Praha 2026 di Republik Ceko, awal Juni lalu.

“Saya sangat bersyukur dengan hasil ini. Meski belum bisa podium, saya merasa progres saya terus terlihat. Bersaing dengan nama-nama besar seperti Adam Ondra memberikan motivasi besar bagi saya untuk terus berlatih dan lebih baik lagi ke depannya,” ujar Putra Tri Ramadani dalam keterangannya usai pertandingan.

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, turut memberikan apresiasi atas perjuangan Putra. “Ini adalah hasil yang membanggakan. Putra telah membuktikan bahwa atlet Indonesia mampu bersaing di level tertinggi dunia. Kami yakin ini baru awal dari prestasi-prestasi gemilang lainnya,” katanya.

Performa solid Putra di musim kompetisi 2026 ini menjadi angin segar bagi panjat tebing Indonesia, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu andalan utama di nomor Lead untuk ajang-ajang bergengsi mendatang.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *