⚡ Breaking
Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck Polres Landak Gelar Senam dan Bazar Murah HUT Bhayangkara
kalbar news update

Food Estate Kalteng Diperkuat untuk Swasembada Pangan

Oleh | Juli 5, 2026 | 0 komentar | Juli 5, 2026 (diperbarui)

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat pengembangan program food estate di Kalimantan Tengah sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menerapkan Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN) lintas sektor agar pelaksanaan program lebih efektif dan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan penerapan manajemen risiko menjadi langkah penting untuk menutup berbagai kendala yang menyebabkan proyek serupa pada periode sebelumnya belum memberikan hasil yang optimal.

Menurut Hanif, pengembangan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KPEAN) atau food estate di Kalimantan Tengah telah dilakukan sejak 1995, 1999, 2020, hingga saat ini. Evaluasi dari berbagai pelaksanaan tersebut menjadi dasar pemerintah dalam menyusun strategi baru yang lebih terintegrasi.

Program ini melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, di antaranya Kementerian Pertanian, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur, serta Kejaksaan Agung. Pemerintah juga memastikan pengembangan difokuskan pada lahan di luar kawasan hutan yang telah melalui kajian bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan kementerian terkait.

Pengembangan food estate di Kalimantan Tengah turut memperluas cakupan program swasembada pangan nasional. Selain Papua Selatan, pemerintah kini mengembangkan kawasan pangan di Sumatra Utara, Sumatra Selatan, dan Kalimantan Tengah dengan komoditas yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah.

Di Kalimantan Tengah, kawasan food estate diprioritaskan untuk produksi padi dan singkong. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung target swasembada pangan yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *