⚡ Breaking
Polres Landak Gelar Senam dan Bazar Murah HUT Bhayangkara Demo BEM Polnep di Polda Kalbar Usut Tragedi 2000 Jelang Pilkades 2026, Kapuas Hulu Deklarasi Damai Rupiah Menguat ke Rp17.778 per Dolar AS pada Senin Prabowo Siapkan Strategi Menuju Ketahanan Energi Nasional Ramadhipa Cetak Sejarah: Kemenangan Pertama di Moto3 Junior 45.500 Pelari Serbu JAKIM 2026, Wagub: Jakarta Milik Bersama Polisi Tangkap Penipu Tiket Pelni di Kupang
KALBAR

Karhutla Kembali Melanda Paloh, Tiga Hektare Lahan Terbakar

Oleh | Juni 4, 2026 | 0 komentar | Juni 4, 2026 (diperbarui)

SAMBAS – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu (3/6/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas mencatat sekitar tiga hektare lahan terbakar di dua desa.

Kepala BPBD Sambas, Alwindo, mengatakan lahan yang terbakar berada di Desa Malek dan Desa Mentibar. Di Desa Malek, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai satu hektare, sementara di Desa Mentibar sekitar dua hektare.

“Untuk luasan karhutla di Kecamatan Paloh, Desa Malek sekitar satu hektare dan Desa Mentibar sekitar dua hektare. Saat ini kami juga masih melakukan ground check di wilayah Trigadu, Kecamatan Galing,” ujar Alwindo.

Meningkatnya aktivitas kebakaran membuat BPBD Sambas berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Barat dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna mempercepat penanganan di lapangan.

BPBD Sambas telah mengajukan bantuan helikopter water bombing dan mendapat respons dari pemerintah provinsi maupun BNPB. Saat ini dua unit helikopter telah dikerahkan untuk membantu pemadaman di wilayah yang mengalami peningkatan titik panas, termasuk Kecamatan Paloh dan Sajingan Besar.

“Permintaan bantuan telah ditindaklanjuti. Saat ini helikopter telah diarahkan ke titik-titik hotspot di Paloh dan Sajingan Besar untuk membantu proses pemadaman,” kata Alwindo.

Selain itu, helikopter yang sebelumnya melakukan operasi pemadaman di kawasan Temajuk juga dialihkan ke Desa Mentibar untuk mempercepat pengendalian api.

Di samping upaya pemadaman, BPBD Sambas juga memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan karhutla. Dalam waktu dekat, BPBD akan menggelar rapat koordinasi bersama TNI, Polri, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa yang berada di wilayah rawan karhutla.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi dalam penanganan maupun pencegahan karhutla yang kerap terjadi saat musim kemarau di Kabupaten Sambas.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *