⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
KALBAR

Karhutla Kembali Melanda Paloh, Tiga Hektare Lahan Terbakar

Oleh | Juni 4, 2026 | 0 komentar | Juni 4, 2026 (diperbarui)

SAMBAS – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu (3/6/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas mencatat sekitar tiga hektare lahan terbakar di dua desa.

Kepala BPBD Sambas, Alwindo, mengatakan lahan yang terbakar berada di Desa Malek dan Desa Mentibar. Di Desa Malek, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai satu hektare, sementara di Desa Mentibar sekitar dua hektare.

“Untuk luasan karhutla di Kecamatan Paloh, Desa Malek sekitar satu hektare dan Desa Mentibar sekitar dua hektare. Saat ini kami juga masih melakukan ground check di wilayah Trigadu, Kecamatan Galing,” ujar Alwindo.

Meningkatnya aktivitas kebakaran membuat BPBD Sambas berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Barat dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna mempercepat penanganan di lapangan.

BPBD Sambas telah mengajukan bantuan helikopter water bombing dan mendapat respons dari pemerintah provinsi maupun BNPB. Saat ini dua unit helikopter telah dikerahkan untuk membantu pemadaman di wilayah yang mengalami peningkatan titik panas, termasuk Kecamatan Paloh dan Sajingan Besar.

“Permintaan bantuan telah ditindaklanjuti. Saat ini helikopter telah diarahkan ke titik-titik hotspot di Paloh dan Sajingan Besar untuk membantu proses pemadaman,” kata Alwindo.

Selain itu, helikopter yang sebelumnya melakukan operasi pemadaman di kawasan Temajuk juga dialihkan ke Desa Mentibar untuk mempercepat pengendalian api.

Di samping upaya pemadaman, BPBD Sambas juga memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan karhutla. Dalam waktu dekat, BPBD akan menggelar rapat koordinasi bersama TNI, Polri, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa yang berada di wilayah rawan karhutla.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi dalam penanganan maupun pencegahan karhutla yang kerap terjadi saat musim kemarau di Kabupaten Sambas.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *