⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
KALBAR

Sekretaris FKUB Landak: Program MBG di Daerah 3T Dinilai Dongkrak Ekonomi Lokal

Oleh | Agustus 7, 2026 | 0 komentar | Agustus 7, 2026 (diperbarui)

LANDAK – Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Landak, Urbanus, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar anak-anak di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Menurutnya, program nasional ini membawa dampak luar biasa bagi peningkatan kesehatan sekaligus kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman.

“Program MBG untuk daerah 3T ini sangat luar biasa dan bermanfaat sekali. Kita tahu di daerah 3T masih banyak hal yang kurang dan memerlukan perhatian, sehingga adanya program ini sangat membantu anak-anak kita di sana,” ujar Urbanus saat ditemui di kantornya, Jumat (7/8/2026).

Selain meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak yang selama ini memiliki keterbatasan akses gizi, Urbanus menilai program ini turut memberdayakan potensi lokal. Penggunaan produk-produk pangan lokal dalam penyediaan menu MBG diyakini mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat serta mendongkrak pendapatan warga di daerah terpencil.

Kendati pihak FKUB tidak terlibat secara langsung dalam teknis pengelolaan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Urbanus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut aktif berpartisipasi, khususnya dalam hal pengawasan. Peran serta masyarakat dianggap penting agar distribusi dan kualitas makanan yang disajikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal.

“Kami mengajak masyarakat yang tinggal di daerah 3T untuk turut mendukung program pemerintah ini, serta membantu dalam hal pengawasan agar program nasional ini berjalan sesuai yang diinginkan dan anak-anak kita betul-betul merasakan manfaatnya,” pungkas Urbanus.

FKUB Kabupaten Landak berharap program strategis ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan, sehingga ketimpangan kesejahteraan dan kesehatan di wilayah-wilayah tertinggal dapat teratasi secara bertahap melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Tags:

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *