⚡ Breaking
Polres Landak Gelar Senam dan Bazar Murah HUT Bhayangkara Demo BEM Polnep di Polda Kalbar Usut Tragedi 2000 Jelang Pilkades 2026, Kapuas Hulu Deklarasi Damai Rupiah Menguat ke Rp17.778 per Dolar AS pada Senin Prabowo Siapkan Strategi Menuju Ketahanan Energi Nasional Ramadhipa Cetak Sejarah: Kemenangan Pertama di Moto3 Junior 45.500 Pelari Serbu JAKIM 2026, Wagub: Jakarta Milik Bersama Polisi Tangkap Penipu Tiket Pelni di Kupang
Budaya Kalbar

Pukau Pengunjung, 250 Penari Ramaikan Kalbar Menari 2026

Oleh | April 30, 2026 | 0 komentar | April 30, 2026 (diperbarui)

KUBU RAYA – Kemeriahan luar biasa mewarnai peringatan Hari Tari Sedunia di Kalimantan Barat. Sebanyak 250 penari dari berbagai sanggar dan komunitas tumpah ruah dalam gelaran bertajuk “Kalbar Menari” yang dipusatkan di Gaia Bumi Raya City Mall, Rabu (29/4/2026).

Event yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) ini sukses menyedot perhatian ribuan pengunjung mall. Gemulai gerak tari tradisional yang berpadu dengan aransemen kontemporer menciptakan atmosfer budaya yang kental di tengah pusat perbelanjaan modern tersebut.

Peserta yang terlibat terdiri dari berbagai kategori usia, mulai dari anak-anak hingga penari profesional. Mereka membawakan ragam tarian khas etnis di Kalimantan Barat, mulai dari tari Dayak, Melayu, hingga Tionghoa yang melambangkan keharmonisan daerah.

Salah satu koreografer yang terlibat mengungkapkan rasa bangganya atas ruang apresiasi yang diberikan pemerintah daerah tahun ini.

“Event ‘Kalbar Menari’ menjadi panggung yang sangat dinantikan. Hari Tari Sedunia bukan sekadar seremonial, tapi momentum bagi kami para seniman untuk membuktikan bahwa kreativitas anak muda Kalbar tidak pernah padam,” ungkapnya dengan antusias.

Selain memperingati Hari Tari Sedunia, agenda ini juga diharapkan mampu mendongkrak sektor industri kreatif dan pariwisata di Kalimantan Barat. Melalui kolaborasi antara pemerintah, pengelola ruang publik, dan komunitas seni, diharapkan seni pertunjukan tari dapat menjadi daya tarik wisata unggulan bagi wisatawan mancanegara maupun domestik.

Acara ditutup dengan sesi menari bersama (flashmob) yang melibatkan seluruh penari dan pengunjung mall, menciptakan harmoni gerak yang memukau sebagai simbol kebersamaan masyarakat Kalimantan Barat.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *