⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
KALBAR

Remaja 15 Tahun Tewas dalam Kebakaran Kapal BBM Kayong Utara

Oleh | Mei 4, 2026 | 0 komentar | Mei 4, 2026 (diperbarui)

KETAPANG – Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban terakhir insiden kebakaran kapal bermuatan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Sabtu (2/5/2026) malam.

Korban diketahui berinisial A (15), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di bagian haluan depan kapal.

Koordinator SAR Ketapang, Ayub, mengatakan pencarian dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian hingga radius 4 nautical mile (Nm).

“Pada pukul 10.00 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban di bagian haluan depan kapal dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (3/5/2026).

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban terakhir, seluruh korban dalam insiden kebakaran kapal tersebut dinyatakan telah ditemukan.

“Pukul 10.30 WIB, SMC mengusulkan penutupan operasi SAR dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing,” jelas Ayub.

Sebelumnya, kebakaran kapal terjadi sekitar pukul 22.30 WIB dan sempat disertai ledakan keras yang mengagetkan warga sekitar.

Seorang warga bernama Yudi mengatakan api dengan cepat membesar karena kapal membawa muatan BBM.

“Api cepat membesar karena kapal membawa minyak. Bahkan api sempat menjalar di permukaan air,” katanya.

Warga lainnya, Agung, mengaku suara ledakan bahkan membuat rumahnya bergetar.
“Saya di dalam rumah, tiba-tiba ada suara ledakan dan rumah bergetar. Begitu keluar, langit sudah terang,” ujarnya.

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, kapal tersebut membawa solar, Pertamax, tabung oksigen berukuran besar, serta bahan kebutuhan pokok. Dalam peristiwa itu disebut terdapat enam anak buah kapal (ABK).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *