Sinner Mencatat Rekor: 5 Gelar Masters Beruntun
Madrid – Jannik Sinner kembali mencatatkan namanya dalam sejarah tenis dunia. Petenis nomor satu asal Italia itu memperpanjang dominasinya di ajang ATP Masters 1000 dengan meraih gelar kelima berturut-turut usai membantai Alexander Zverev di final Mutua Madrid Open 2026.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Manolo Santana, Minggu (3/5), Sinner hanya membutuhkan waktu 58 menit untuk menuntaskan perlawanan unggulan ketiga asal Jerman itu dengan skor telak 6-1, 6-2. Kemenangan ini menjadikannya petenis putra pertama dalam sejarah yang memenangi lima turnamen Masters 1000 secara beruntun.
“Saya pikir ada banyak kerja keras di baliknya,” ujar Sinner saat ditanya soal makna pencapaian lima gelar beruntun tersebut, dikutip dari ATP. “Banyak dedikasi dan pengorbanan yang saya berikan setiap hari. Jelas, ini sangat berarti bagi saya.”
Dominasi Sinner di lapangan begitu terasa. Sepanjang laga final, ia tidak sekalipun menghadapi break point. Statistik ATP mencatat, pemuda berusia 24 tahun itu mengonversi seluruh empat break point yang ia ciptakan dan memenangi 93 persen poin (27 dari 29) saat servis pertamanya masuk.
Zverev, yang datang ke Madrid dengan ambisi menjadi petenis keempat setelah Rafael Nadal, Novak Djokovic, dan Roger Federer yang mampu meraih minimal tiga gelar di ibu kota Spanyol, tak berkutik. Ia bahkan kehilangan servisnya di awal-awal gim dan tak pernah menemukan ritme permainannya.
“Saya memulai pertandingan dengan sangat baik, langsung melakukan break,” kata Sinner. “Dia tidak bermain tenis terbaiknya hari ini, jadi saya hanya mencoba bermain menyerang dan saya sangat senang dengan level saya.”
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor head-to-head Sinner atas Zverev menjadi 10-4. Yang lebih mencengangkan, dalam kurun enam bulan terakhir, Sinner selalu menang straight-set dalam lima final Masters 1000 yang mereka hadapi—dimulai dari Paris November lalu, kemudian Indian Wells, Miami, Monte-Carlo, dan kini Madrid.
Bagi Sinner, trofi di Caja Magica terasa istimewa. Sebelumnya, ia tak pernah melewati babak perempat final dalam tiga penampilannya di Madrid. Kini, ia berhasil memecahkan kebuntuan tersebut dengan cara yang meyakinkan.
“Luar biasa bisa memenangi gelar lain seperti ini. Ini turnamen yang luar biasa,” tambah petenis Italia.
Dengan tambahan gelar ini, Sinner kini telah mengoleksi delapan dari sembilan turnamen Masters 1000 yang ada. Satu-satunya yang belum ia raih adalah Internazionali BNL d’Italia di Roma—yang kebetulan akan digelar pekan depan. Artinya, di tanah kelahirannya sendiri, Sinner berpeluang menyelesaikan Career Golden Masters, sebuah prestasi yang hanya pernah dicapai Novak Djokovic (dua kali) sepanjang sejarah tenis putra.
“Saya sangat senang karena saya terus percaya pada diri sendiri,” pungkas Sinner. “Saya hadir setiap hari, di setiap sesi latihan, mencoba melakukan pekerjaan yang tepat dengan disiplin yang tepat. Untuk melakukan itu, Anda perlu tim yang tepat di belakang Anda, dan saya memilikinya.”
Berita Terkait
KALBAR
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Pelayanan di SPBU Apung Kapuas Hulu
Kapuas Hulu, 27 September 2026* – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan perkuat pelayanan dan pengawasan...
KALBAR
PWI Kalbar Dorong LPM Warta IAIN Pontianak Perkuat Pers Kampus
PONTIANAK — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Barat mendorong Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Warta IAIN Pontianak...
KALBAR
Sah! Taufik Terpilih Aklamasi Ketua PWI Sintang Masa Bakti 2026-2029
SINTANG – Taufik Hidayat, terpilih aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sintang masa bakti...
kalbar news update
Aksi Nyata Kepedulian Kesehatan, BEM Politeknik Aisyiyah Pontianak Gandeng Polresta Pontianak Bagikan Masker Gratis di Simpang 4 A. Yani
PONTIANAK — Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat di tengah mobilitas perkotaan yang tinggi, Badan...