⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
KALBAR

Korban Tenggelam di Sungai Melawi Menukung Ditemukan Tewas

Oleh | Juni 7, 2026 | 0 komentar | Juni 7, 2026 (diperbarui)

MELAWI – Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Menukung, Pemerintah Desa Nanga Keruap, dan masyarakat setempat berhasil menemukan korban tenggelam di aliran Sungai Melawi, Dusun Nanga Keruap, Desa Nanga Keruap, Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban diketahui bernama Agus Irawan (32), warga Desa Nanga Serawai, Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang. Korban ditemukan setelah dilakukan pencarian intensif di lokasi yang diduga menjadi titik tenggelamnya korban.

Dalam proses pencarian, keluarga korban meminta bantuan seorang penyelam lokal, Supriyadi, yang melakukan penyelaman menggunakan alat bantu kompresor. Setelah melakukan penyelaman selama kurang lebih 54 menit, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah sebuah perahu kelotok dan diduga tersangkut kayu di dasar sungai.

Sekitar pukul 09.54 WIB, jenazah korban berhasil dievakuasi ke darat dan langsung menjalani pemeriksaan awal oleh Bidan Desa Nanga Keruap, Hj. Nurhayati, A.Md.Keb. Dari hasil pemeriksaan ditemukan luka pada bagian pipi kiri korban.

Selanjutnya, jenazah dibawa pihak keluarga menuju rumah duka di Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang menggunakan kendaraan Toyota Hilux Double Cabin untuk dimakamkan.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diperkirakan telah berada di dalam air selama kurang lebih 14 jam sebelum ditemukan. Pihak keluarga menerima dan mengikhlaskan kejadian tersebut serta tidak mengajukan keberatan atas peristiwa yang menimpa korban.

Dari hasil pencarian dan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam di aliran Sungai Melawi. Hingga saat ini, tidak ditemukan indikasi awal yang mengarah pada tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *