⚡ Breaking
Polres Landak Gelar Senam dan Bazar Murah HUT Bhayangkara Demo BEM Polnep di Polda Kalbar Usut Tragedi 2000 Jelang Pilkades 2026, Kapuas Hulu Deklarasi Damai Rupiah Menguat ke Rp17.778 per Dolar AS pada Senin Prabowo Siapkan Strategi Menuju Ketahanan Energi Nasional Ramadhipa Cetak Sejarah: Kemenangan Pertama di Moto3 Junior 45.500 Pelari Serbu JAKIM 2026, Wagub: Jakarta Milik Bersama Polisi Tangkap Penipu Tiket Pelni di Kupang
Internasional

​Kalah dari Takeru, Duel Rodtang Dicap Settingan!

Oleh | April 30, 2026 | 0 komentar | April 30, 2026 (diperbarui)

Banyak penggemar mempertanyakan mengapa Rodtang terlihat berbeda dari biasanya. Ia tetap agresif, tetapi tidak menampilkan aura dominan seperti ketika berada dalam performa terbaiknya. Ada beberapa faktor yang dapat menjelaskan mengapa “The Iron Man” tampak kehilangan fokus.

JAKARTA – Kekalahan yang dialami Rodtang Jitmuangnon dari Takeru Segawa pada rematch ONE Samurai 1, 29 April 2026, menjadi salah satu hasil paling mengejutkan di dunia kickboxing tahun ini. Petarung berjuluk “The Iron Man” itu tumbang lewat TKO ronde kelima setelah sebelumnya dikenal sebagai sosok yang sulit dihentikan.

Pertarungan ini bukan sekadar duel biasa. Rematch tersebut membawa beban besar karena pada pertemuan pertama, Rodtang mampu mengalahkan Takeru hanya dalam waktu sekitar 80 detik. Namun pada duel kedua, situasi berubah drastis. Takeru tampil jauh lebih siap dan berhasil membalikkan keadaan dengan performa yang lebih disiplin serta agresif.

Banyak penggemar mempertanyakan mengapa Rodtang terlihat berbeda dari biasanya. Ia tetap agresif, tetapi tidak menampilkan aura dominan seperti ketika berada dalam performa terbaiknya. Ada beberapa faktor yang dapat menjelaskan mengapa “The Iron Man” tampak kehilangan fokus.

Dilansir pada laman postingan Media Sosial Instagram One Championship, pada kolom komentar berbagai tanggapan dari netizen yang mengatakan @budi.25_ “rodtang menangis karena terpaksa harus mengalah” @alhodri_ “scripted fight of the year”.

Faktor lain yang patut diperhatikan adalah kemungkinan adanya ring rust atau kurangnya ritme pertandingan. Rodtang sempat menjalani periode yang tidak sepenuhnya stabil menjelang duel ini. Dalam beberapa bulan terakhir, namanya dikaitkan dengan isu kontrak dan aktivitas bertanding yang tidak terlalu padat.

Kondisi tersebut bisa memengaruhi timing, respons, dan fokus seorang petarung ketika menghadapi laga berintensitas tinggi. Dalam olahraga striking, sedikit keterlambatan reaksi bisa berdampak besar. (Ario)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *