Isu Miring Sertijab Kapolda Dan Kehadiran Tim Propam Mabes Polri Di Pastikan Tidak Benar
PONTIANAK – Pimpinan Redaksi Harian Suara Pemred, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai isu dan spekulasi yang diunggah di media sosial suara pemred terkait tertundanya proses serah terima jabatan (sertijab) Kapolda Kalbar dari Irjen Pol Pipit Rismanto kepada Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H.
Narasi yang mengaitkan penundaan sertijab dengan kasus penangkapan pengusaha bauksit oleh tim penyidik Kejaksaan Agung, serta isu mengenai turunnya tim Propam Mabes Polri ke Pontianak, dipastikan tidak benar.
Pimpinan Redaksi Suara Pemred, Harry Daya, dalam klarifikasinya yang diterbitkan pada Sabtu (6/6/2026), menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah memberikan penjelasan resmi mengenai dinamika transisi jabatan tersebut.
Dalam keterangan resminya, pihak Suara Pemred menjelaskan bahwa, pihak Polda kalbar telah menjelaskan berhubungan dengan mekanisme serah terima jabatan di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia memang dilakukan secara bertahap. Hal ini disesuaikan dengan kesiapan administratif serta dinamika operasional masing-masing kesatuan wilayah.
Terkait mutasi Irjen Pol Pipit Rismanto ke jabatan baru sebagai Kapolda Jawa Barat, dijelaskan bahwa saat ini proses tersebut masih menunggu penyelesaian administrasi struktural. Pergantian tersebut juga berkaitan dengan proses kenaikan pangkat perwira tinggi yang memerlukan persetujuan resmi dari Presiden. Irjen Pol Pipit Rismanto dijadwalkan menggantikan Irjen Pol Rudi Setiawan yang kini mengemban amanah sebagai Pati Bareskrim Polri.
“Berkaitan dengan pelaksanaan sertijab di lingkungan kepolisian, dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kesiapan administratif serta dinamika operasional masing-masing kesatuan wilayah,” tulis laporan klarifikasi tersebut.
Selain membantah rumor penundaan akibat kasus hukum, Polda Kalbar juga menegaskan bahwa tidak ada tim Propam Mabes Polri yang turun ke Pontianak terkait isu-isu negatif sebagaimana yang sempat beredar di media sosial.
Hingga saat ini, Polda Kalbar memastikan bahwa situasi internal dan operasional kepolisian di seluruh wilayah hukum Kalimantan Barat tetap berjalan dengan solid dan kondusif. Jajaran kepolisian tetap berkomitmen optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta penegakan hukum kepada seluruh masyarakat.
Langkah klarifikasi ini diharapkan dapat mengakhiri spekulasi di masyarakat dan meluruskan informasi agar tidak terjadi disinformasi yang dapat merugikan institusi maupun publik.
Berita Terkait
KALBAR
Polda Kalbar Terima 300 Personel Brimob BKO untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Pontianak – Polda Kalimantan Barat secara resmi menerima kedatangan 300 personel Brigade Mobil (Brimob) dalam rangka...
KALBAR
DAD Landak: Polres Landak Teladan dalam Penanganan Darurat Karhutla
NGABANG – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Landak memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Landak atas...
KALBAR
Ketua Bala Dayak Landak: Gerak Cepat Polres Landak Selamatkan Hutan Adat dari Karhutla
NGABANG – Ketua Bala Dayak Kabupaten Landak, Aan Dahoya, memberikan apresiasi dan penghormatan yang mendalam kepada...
KALBAR
Ketua MMBB Landak: Apresiasi untuk Kapolres Landak dalam mengendalikan Karhutla
NGABANG – Ketua Mangkok Merah Borneo Bersatu (MMBB) Kabupaten Landak, Junghi Suhardi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan...