⚡ Breaking
Polres Landak Gelar Senam dan Bazar Murah HUT Bhayangkara Demo BEM Polnep di Polda Kalbar Usut Tragedi 2000 Jelang Pilkades 2026, Kapuas Hulu Deklarasi Damai Rupiah Menguat ke Rp17.778 per Dolar AS pada Senin Prabowo Siapkan Strategi Menuju Ketahanan Energi Nasional Ramadhipa Cetak Sejarah: Kemenangan Pertama di Moto3 Junior 45.500 Pelari Serbu JAKIM 2026, Wagub: Jakarta Milik Bersama Polisi Tangkap Penipu Tiket Pelni di Kupang
kalbar news update

​Tim SAR Temukan Remaja Tenggelam di Riam Kecala

Oleh | April 7, 2026 | 0 komentar | April 7, 2026 (diperbarui)

SANGGAU – Upaya pencarian intensif yang dilakukan tim SAR gabungan di Riam Kecala, Desa Pana, Kabupaten Sanggau, akhirnya membuahkan hasil. Inam Apelia (14), remaja yang dilaporkan hilang terseret arus, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (6/4/2026) pagi.
​Peristiwa memilukan ini bermula saat korban sedang mandi bersama rekan-rekannya di lokasi kejadian pada Minggu sore sekitar pukul 17.00 WIB. Nahas, derasnya arus sungai seketika menyeret tubuh remaja tersebut. Meski teman-temannya sempat berusaha memberikan pertolongan, kuatnya aliran air membuat upaya tersebut gagal.
​Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa pihaknya segera bergerak setelah menerima laporan dari BPBD Kabupaten Sanggau pada Minggu malam.
​”Kami menerima informasi melalui Pos SAR Sintang dan langsung berkoordinasi untuk melakukan operasi pencarian di titik koordinat jatuhnya korban,” ujar Junetra.
​Setelah melakukan penyisiran sejak pagi hari, tim gabungan akhirnya menemukan posisi korban pada pukul 10.46 WIB, tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan hilang. Petugas langsung mengevakuasi jenazah dan menyerahkannya kepada pihak keluarga yang telah menunggu di rumah duka.
​Operasi SAR Berakhir
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian secara resmi ditutup pada pukul 11.20 WIB. Seluruh unsur yang terlibat, mulai dari tim SAR, BPBD, hingga masyarakat setempat, kembali ke kesatuan masing-masing.
​”Kami sampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang membantu. Dengan ini, operasi SAR dinyatakan selesai,” tutup Junetra. (Bimo)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *