⚡ Breaking
Polres Landak Gelar Senam dan Bazar Murah HUT Bhayangkara Demo BEM Polnep di Polda Kalbar Usut Tragedi 2000 Jelang Pilkades 2026, Kapuas Hulu Deklarasi Damai Rupiah Menguat ke Rp17.778 per Dolar AS pada Senin Prabowo Siapkan Strategi Menuju Ketahanan Energi Nasional Ramadhipa Cetak Sejarah: Kemenangan Pertama di Moto3 Junior 45.500 Pelari Serbu JAKIM 2026, Wagub: Jakarta Milik Bersama Polisi Tangkap Penipu Tiket Pelni di Kupang
Ekonomi

Sertifikasi Kompetensi Perkuat Lulusan Magang Nasional

Oleh | Mei 7, 2026 | 0 komentar | Mei 7, 2026 (diperbarui)

JAKARTA — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi bagi lulusan program Magang Nasional sebagai langkah meningkatkan daya saing tenaga kerja di dunia industri.

Menurut Menaker, sertifikasi tidak hanya menjadi pelengkap pengalaman praktik kerja yang diperoleh peserta selama magang, tetapi juga menjadi bukti formal atas kemampuan dan keterampilan yang dimiliki.

“Kami ingin lulusan magang tidak hanya membawa pengalaman praktis, tetapi juga memiliki bukti formal yang diakui secara luas oleh industri,” ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Pemerintah, lanjutnya, turut memfasilitasi sertifikasi kompetensi bagi peserta yang telah menyelesaikan program magang. Fasilitas tersebut diberikan secara gratis sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Sertifikasi kompetensi ini kami berikan secara cuma-cuma sebagai bentuk apresiasi sekaligus modal bagi para peserta,” katanya.

Yassierli juga mengungkapkan, sejumlah peserta magang kini telah direkrut menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka menjalani pelatihan. Sementara sebagian lainnya masih menjalani proses evaluasi dari pihak perusahaan.

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan bahwa dunia usaha tidak hanya melihat latar belakang pendidikan, tetapi juga mempertimbangkan kontribusi dan performa peserta selama mengikuti program magang.

Ia menilai perusahaan memiliki standar objektif dalam menentukan calon tenaga kerja yang akan direkrut demi menjaga produktivitas dan kualitas perusahaan.

Karena itu, peserta magang diminta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan, disiplin, dan etos kerja sejak hari pertama mengikuti program.

“Perusahaan akan merekrut tenaga kerja yang mampu memberikan kontribusi nyata. Manfaatkan masa magang ini untuk menunjukkan kualitas dan kompetensi sebagai profesional,” ujar Yassierli.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *