PSG Lolos Final Lagi! Agregat 6-5
PARIS – Paris Saint-Germain memastikan tiket ke partai puncak Liga Champions untuk dua musim beruntun. Les Parisiens melaju usai bermain imbang 1-1 dengan Bayern Muenchen pada leg kedua semifinal di Allianz Arena, Rabu (Kamis dini hari WIB), dan unggul agregat 6-5.
Ousmane Dembele menjadi pahlawan kemenangan cepat di babak pertama. Namun, nyawa Bayern baru benar-benar padam setelah Harry Kane mencetak gol penyeimbang di menit ke-90+4—terlambat bagi tuan rumah untuk membalikkan keadaan.
Di final nanti, PSG akan berhadapan dengan Arsenal yang sebelumnya menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1, demikian dilansir laman resmi UEFA.
PSG tampil tanpa beban sejak awal. Hasilnya? Gol! Khvicha Kvaratskhelia menggila di sisi kiri, menarik perhatian dua bek Bayern sebelum melepas umpan tarik akurat ke kotak penalti. Dembele yang datang tanpa kawalan langsung melejitkan tembakan keras yang gagal dihentikan Manuel Neuer. Stadion tuan rumah langsung membisu.
Bayern pun kelabakan. Mereka butuh tiga gol tanpa balas demi membalikkan agregat 5-3 dari leg pertama. Tapi justru PSG yang beberapa kali hampir menambah pesta.
“Kami tahu Allianz adalah neraka bagi tim tamu. Tapi para pemain saya menunjukkan mental baja. Gol cepat itu benar-benar mengganggu rencana mereka,” ujar pelatih PSG, Luis Enrique, seusai laga.
Bayern mencoba merespons lewat kombinasi Luis Diaz dan Kane. Namun, kiper PSG Matvey Safonov tampil gemilang dengan menggagalkan dua peluang beruntun. Michael Olise juga sempat menguji lini belakang, tapi masih bisa diredam.
Ketegangan sempat memuncak ketika tuan rumah meminta penalti usai bola mengenai lengan Nuno Mendes dan Joao Neves. Wasit dengan tegas mengabaikan. Video Assistant Referee (VAR) pun tak memanggilnya ke monitor.
Memasuki babak kedua, tempo makin terbuka. Kvaratskhelia nyaris mencetak gol kedua lewat tembakan menusuk sudut gawang, tapi Neuar melakukan penyelamatan selevel dewa. Sebaliknya, Safonov juga kembali beraksi dengan mengamankan peluang Diaz dan Olise.
Bayern akhirnya memecah kebuntuan saat injury time. Alphonso Davies melepas umpan terobosan ke kotak penalti, Kane dengan tenang menaklukkan Safonov. Selebrasi singkat, karena semua sadar itu tak cukup.
“Gol saya datang terlambat. Kami sudah berusaha mati-matian, tapi PSG lebih efektif. Selamat untuk mereka,” kata Kane usai pertandingan.
Sementara itu, Dembele yang dinobatkan sebagai pemain terbaik laga tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. “Musim lalu kami jatuh di final. Kali ini kami ingin kembali dan membawa pulang piala,” tegasnya.
Berita Terkait
Nasional
Dua Atlet Sepeda Indonesia Raih Medali di Track Cup II
Jakarta – Dua atlet balap sepeda Indonesia, Bernard Benyamin Van Aert dan Terry Yudha Kusuma, kembali...
Internasional
Pasangan Sam Smith & Christian Cowan Curi Perhatian Di Met Gala 2026 Lewat Busana Rancangan Sang Desainer
NEW YORK – Met Gala 2026 jadi panggung romantis bagi Sam Smith dan kekasihnya, Christian Cowan....
kalbar news update
Sinner Mencatat Rekor: 5 Gelar Masters Beruntun
Madrid – Jannik Sinner kembali mencatatkan namanya dalam sejarah tenis dunia. Petenis nomor satu asal Italia...
Internasional
Inoue Kalahkan Nakatani, Pertahankan Sabuk
Minggu ( 3 Mei 2026) – Naoya Inoue kembali membuktikan mengapa ia dijuluki “Monster”. Dalam duel...