⚡ Breaking
PSG Lolos Final Lagi! Agregat 6-5 Sertifikasi Kompetensi Perkuat Lulusan Magang Nasional PLN Sanggau Perkuat Keandalan Listrik Lewat Pemeliharaan Gabungan Kasus Saling Lapor di Ketapang, Polisi Tetapkan Tersangka Pria di Singkawang Diduga Bunuh Diri akibat Terlilit Utang Pinjol Prabowo Perintahkan KSP Usut Dugaan Korupsi Titik Dapur MBG Jalan Sukadana-Teluk Batang Tuntas Agustus 2026 Begal Bersejata Bacok Korban di Palmerah, Polisi Buru Pelaku
kalbar news update

Pria di Singkawang Diduga Bunuh Diri akibat Terlilit Utang Pinjol

Oleh | Mei 7, 2026 | 0 komentar | Mei 7, 2026 (diperbarui)

SINGKAWANG – Suasana di Jalan Tani Gang Meranti, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat mendadak gempar setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam posisi tergantung pada Rabu (6/5/2026) pagi.

Korban diketahui berinisial HA (52), yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Korban ditemukan di belakang bangunan Gang Padi dengan seutas tali nilon terikat pada dahan pohon mangga.


Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB oleh dua warga yang hendak memulai pekerjaan plester dinding bangunan WC di sekitar lokasi.

Saat tiba di area tersebut, keduanya melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Ketua RT dan diteruskan ke aparat kepolisian.


Personel Pamapta Polres Singkawang bersama anggota Polsek Singkawang Barat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi korban, serta mengumpulkan keterangan saksi.


Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga mengakhiri hidup karena tekanan persoalan ekonomi dan utang piutang yang berkaitan dengan pinjaman online.

Setelah proses penanganan selesai dilakukan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. Keluarga korban menolak proses visum maupun autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi.


Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi sosial dan psikologis orang-orang di sekitarnya, serta segera mencari bantuan apabila mengalami tekanan hidup yang berat.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *