⚡ Breaking
Polres Landak Gelar Senam dan Bazar Murah HUT Bhayangkara Demo BEM Polnep di Polda Kalbar Usut Tragedi 2000 Jelang Pilkades 2026, Kapuas Hulu Deklarasi Damai Rupiah Menguat ke Rp17.778 per Dolar AS pada Senin Prabowo Siapkan Strategi Menuju Ketahanan Energi Nasional Ramadhipa Cetak Sejarah: Kemenangan Pertama di Moto3 Junior 45.500 Pelari Serbu JAKIM 2026, Wagub: Jakarta Milik Bersama Polisi Tangkap Penipu Tiket Pelni di Kupang
kalbar news update

Pria Ditemukan Tewas di Parit Sekayam, Diduga Laka Tunggal

Oleh | April 15, 2026 | 0 komentar | April 15, 2026 (diperbarui)

SANGGAU – Warga Dusun Sei Pinang, Desa Malenggang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam parit pinggir jalan pada Selasa (14/4/2026) siang. Korban yang diketahui bernama Baran (46) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa tertimpa sepeda motornya sendiri.

Peristiwa tragis ini pertama kali terungkap saat anak kandung korban, Sapinus Duber (25), melakukan pencarian mandiri. Rasa cemas menyelimuti keluarga lantaran korban sudah dua hari tidak kunjung pulang ke rumah sejak meninggalkan kediaman pada Minggu (12/4/2026) pagi tanpa memberikan kabar tujuan.

“Korban terakhir terlihat hari Minggu sekitar jam sembilan pagi. Karena sampai Senin tidak ada kabar dan ponselnya tidak bisa dihubungi, pihak keluarga akhirnya memutuskan melakukan pencarian,” ujar salah satu warga setempat.

Sapinus mulai menyisir area Desa Malenggang hingga ke arah Dusun Sei Pinang sejak Selasa pagi. Saat melintasi Jalan Lintas Malenggang—titik jalan yang dikenal sepi dengan kontur menurun dan menikung tajam—ia melihat kejanggalan di dalam parit. Sebuah sepeda motor ditemukan dalam posisi terbalik.

Begitu didekati, Sapinus mendapati ayahnya sudah dalam kondisi meninggal dunia di bawah kendaraan tersebut. Ia pun segera meminta bantuan warga dan perangkat desa untuk melakukan evakuasi.

Dugaan sementara, korban mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. Kondisi medan jalan yang ekstrem disinyalir menjadi faktor penyebab korban terperosok ke dalam parit tanpa ada saksi mata yang melihat kejadian awal.

Proses evakuasi selesai dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB dan jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penanganan lebih lanjut guna memastikan kronologi dan penyebab pasti dari insiden maut tersebut. (Elfredo)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *