⚡ Breaking
Demo Kalbar: Cipayung Plus Tuntut Hak Buruh & Pendidikan Massa Demo Pemprov Kalbar Kecewa Gubernur Absen ​Pesona Festival Mattompang Pontianak Rawat Budaya Bugis ​Siswi SD Korban Oknum TNI di Kendari Trauma Berat Sinner Mencatat Rekor: 5 Gelar Masters Beruntun Polda Metro Bongkar Lab Narkoba Liquid Vape di Tamansari Prabowo Fokus Buruh, MPR Dorong Peningkatan Skill AI Remaja 15 Tahun Tewas dalam Kebakaran Kapal BBM Kayong Utara
kalbar news update

Pria Ditemukan Tewas di Parit Sekayam, Diduga Laka Tunggal

Oleh | April 15, 2026 | 0 komentar | April 15, 2026 (diperbarui)

SANGGAU – Warga Dusun Sei Pinang, Desa Malenggang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam parit pinggir jalan pada Selasa (14/4/2026) siang. Korban yang diketahui bernama Baran (46) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa tertimpa sepeda motornya sendiri.

Peristiwa tragis ini pertama kali terungkap saat anak kandung korban, Sapinus Duber (25), melakukan pencarian mandiri. Rasa cemas menyelimuti keluarga lantaran korban sudah dua hari tidak kunjung pulang ke rumah sejak meninggalkan kediaman pada Minggu (12/4/2026) pagi tanpa memberikan kabar tujuan.

“Korban terakhir terlihat hari Minggu sekitar jam sembilan pagi. Karena sampai Senin tidak ada kabar dan ponselnya tidak bisa dihubungi, pihak keluarga akhirnya memutuskan melakukan pencarian,” ujar salah satu warga setempat.

Sapinus mulai menyisir area Desa Malenggang hingga ke arah Dusun Sei Pinang sejak Selasa pagi. Saat melintasi Jalan Lintas Malenggang—titik jalan yang dikenal sepi dengan kontur menurun dan menikung tajam—ia melihat kejanggalan di dalam parit. Sebuah sepeda motor ditemukan dalam posisi terbalik.

Begitu didekati, Sapinus mendapati ayahnya sudah dalam kondisi meninggal dunia di bawah kendaraan tersebut. Ia pun segera meminta bantuan warga dan perangkat desa untuk melakukan evakuasi.

Dugaan sementara, korban mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. Kondisi medan jalan yang ekstrem disinyalir menjadi faktor penyebab korban terperosok ke dalam parit tanpa ada saksi mata yang melihat kejadian awal.

Proses evakuasi selesai dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB dan jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penanganan lebih lanjut guna memastikan kronologi dan penyebab pasti dari insiden maut tersebut. (Elfredo)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *