Polda Metro Bongkar Jaringan Narkoba Lapas di Jakarta
JAKARTA – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ekstasi dan sabu di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Mirisnya, jaringan ini diduga kuat dikendalikan dari balik jeruji besi atau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua orang tersangka, yakni T (40) dan F (43), beserta barang bukti ribuan butir ekstasi dan ratusan gram sabu.
Kepala Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Tiyatno Pamungkas, mengungkapkan bahwa penangkapan dilakukan pada Selasa malam (5/5). Operasi dimulai di area parkir motor Apartemen Greenbay, Penjaringan, sekitar pukul 21.40 WIB.
“Kami mengamankan tersangka pertama berinisial T. Dari tangannya, petugas menyita 100 butir ekstasi yang dikemas dalam plastik klip bening,” ujar Tiyatno dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (10/5).
Tak berhenti di situ, polisi langsung melakukan pengembangan ke titik kedua yang berada di salah satu unit apartemen yang sama. Pada pukul 21.53 WIB, tim menggerebek unit tersebut dan meringkus tersangka F (43).
Dari hasil penggeledahan terhadap tersangka F, polisi menemukan barang bukti yang jauh lebih besar. Petugas menyita 900 butir ekstasi yang dibagi ke dalam sembilan klip plastik, serta enam plastik klip berisi sabu dengan berat total 115,16 gram.
“Selain narkotika, kami juga menyita satu unit timbangan digital dan dua unit telepon genggam yang digunakan untuk transaksi,” tambah Tiyatno.
Secara akumulatif, total barang bukti yang diamankan mencapai 1.000 butir ekstasi dan 115,16 gram sabu. Tiyatno menegaskan bahwa berdasarkan hasil pendalaman sementara, alur distribusi barang haram ini diatur oleh oknum dari dalam penjara.
“Berdasarkan hasil informasi yang didapatkan, peredaran narkotika ini berasal dari sebuah lapas,” tegasnya.
Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif guna memburu bandar utama dan mengungkap jaringan Lapas yang terlibat dalam kasus ini.
Berita Terkait
Kriminal
Cucu Bunuh Nenek dan Wanita di Banyumas
BANYUMAS — Kasus pembunuhan sadis mengguncang warga Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas. Seorang pemuda berinisial A alias...
Ekonomi
Rupiah Menguat ke Rp17.778 per Dolar AS pada Senin
Jakarta – Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Senin dengan tren positif. Mata uang Garuda tercatat menguat...
Ekonomi
Prabowo Siapkan Strategi Menuju Ketahanan Energi Nasional
Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah menuju kemandirian energi nasional di tengah tantangan global yang memengaruhi...
Nasional
Inovasi LCC Empat Pilar MPR: Juri Pakai Headphone
JAKARTA – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) resmi menerapkan sejumlah pembaruan signifikan dalam sistem...