PLN EPI Gandeng Itera Kembangkan Bioenergi Nasional
Jakarta – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat upaya pengembangan bioenergi nasional melalui kerja sama riset tanaman energi bersama PT PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (PLN Puslitbang) dan Institut Teknologi Sumatera (Itera).
Kolaborasi tersebut difokuskan pada penelitian tanaman kaliandra dan sorgum yang dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber biomassa untuk mendukung kebutuhan energi bersih di Indonesia. Selain dimanfaatkan sebagai bahan bakar campuran (co-firing) pada pembangkit listrik, kedua tanaman tersebut juga berpeluang menjadi bahan baku produksi hidrogen hijau melalui teknologi gasifikasi.
Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, mengatakan kebutuhan biomassa diperkirakan terus meningkat seiring berkembangnya program co-firing dan pemanfaatan energi baru terbarukan di berbagai wilayah.
Menurutnya, pengembangan tanaman energi menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan pasokan biomassa secara berkelanjutan sekaligus mendukung target transisi energi nasional.
PLN EPI, lanjutnya, tidak hanya berfokus pada pembangunan rantai pasok biomassa, tetapi juga mendorong riset dan inovasi agar sumber energi berbasis hayati dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.
Kerja sama tersebut ditandai dengan pelaksanaan kick off meeting penelitian bioenergi yang berlangsung di Kampus Institut Teknologi Sumatera di Bandar Lampung.
Hokkop menjelaskan bahwa kaliandra dan sorgum memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya mampu tumbuh di lahan marginal, memiliki produktivitas yang tinggi, serta dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan energi. Potensi tersebut menjadikan kedua tanaman ini sebagai salah satu alternatif yang menjanjikan dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Selain berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon, pengembangan bioenergi juga diyakini mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui pengelolaan dan budidaya tanaman energi.
Sementara itu, General Manager PLN Puslitbang, Mochamad Soleh, menilai sinergi antara industri dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan secara nyata pada sektor ketenagalistrikan.
Melalui kolaborasi ini, PLN EPI, PLN Puslitbang, dan Itera berharap pengembangan biomassa di Indonesia dapat berjalan lebih terarah dengan dukungan riset yang kuat, teknologi yang tepat, serta model bisnis yang berkelanjutan guna mempercepat terwujudnya sistem energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Berita Terkait
kalbar news update
Polri Kerahkan 300 Brimob Atasi Karhutla Kalbar.
Jakarta — Polri memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dengan mengerahkan 300...
Nasional
Kapolri Tinjau Pengungsian Gempa NTT, Pastikan Bantuan Optimal
MANGGARAI — Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV...
Nasional
Gempa M7,7 Guncang Sikka: Polisi Gerak Cepat Evakuasi
SIKKA, NTT – Kepolisian Resor (Polres) Sikka bergerak cepat merespons dampak gempa bumi bermagnitudo M7,7 yang...
Kriminalitas
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent
JAKARTA — Pihak kepolisian terus bergerak cepat mengusut misteri kematian seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan...