⚡ Breaking
Polres Landak Gelar Senam dan Bazar Murah HUT Bhayangkara Demo BEM Polnep di Polda Kalbar Usut Tragedi 2000 Jelang Pilkades 2026, Kapuas Hulu Deklarasi Damai Rupiah Menguat ke Rp17.778 per Dolar AS pada Senin Prabowo Siapkan Strategi Menuju Ketahanan Energi Nasional Ramadhipa Cetak Sejarah: Kemenangan Pertama di Moto3 Junior 45.500 Pelari Serbu JAKIM 2026, Wagub: Jakarta Milik Bersama Polisi Tangkap Penipu Tiket Pelni di Kupang
kalbar news update

PLN-BPN Kalbar Kebut Sertifikasi Aset Infrastruktur Listrik

Oleh | April 11, 2026 | 0 komentar | April 11, 2026 (diperbarui)

Pontianak – Langkah konkret diambil oleh PT PLN (Persero) demi menjaga keandalan listrik di Kalimantan Barat. Bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalbar, PLN bergerak cepat melakukan percepatan sertifikasi aset ketenagalistrikan guna memastikan seluruh proyek infrastruktur memiliki payung hukum yang kuat.

Upaya ini bukan tanpa alasan. Seiring dengan meningkatnya konsumsi listrik masyarakat, pembangunan jaringan baru terus digenjot secara masif. Kejelasan legalitas tanah pun menjadi fondasi krusial agar pengerjaan proyek di lapangan tidak terganjal masalah sengketa lahan di kemudian hari.

Melalui kolaborasi antara Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB), Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat (UID Kalbar), dan BPN, proses administrasi kini dibuat lebih ramping, terintegrasi, dan tetap tunduk pada regulasi.

General Manager PLN UIP KLB, Susilo, menjelaskan bahwa pengamanan aset adalah bagian dari strategi besar untuk menjaga keberlanjutan pasokan listrik.

“Percepatan sertifikasi aset ini bukan sekadar urusan administrasi. Ini adalah cara kami memastikan proyek ketenagalistrikan berjalan lancar tanpa hambatan hukum, sehingga masyarakat bisa segera menikmati manfaatnya,” tegas Susilo.

Ia juga menekankan bahwa kekompakan lintas sektor menjadi “kunci emas” dalam mengejar target sertifikasi aset di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah BPN Kalbar, Mujahidin Maruf, menyambut baik inisiatif ini. Pihaknya menyatakan siap memberikan dukungan teknis maupun administratif agar aset-aset negara dapat terkelola dengan tertib.

“Kami berkomitmen memberikan layanan pertanahan yang cepat, transparan, dan akuntabel. Ini penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur strategis nasional,” ujar Mujahidin.

Ke depannya, PLN dan BPN berencana mempererat koordinasi teknis di lapangan. Dengan aset yang telah tersertifikasi sepenuhnya, diharapkan sistem kelistrikan di Kalimantan semakin tangguh dan kualitas pelayanan kepada pelanggan terus meningkat. (Fahrezi)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *