⚡ Breaking
Demo Kalbar: Cipayung Plus Tuntut Hak Buruh & Pendidikan Massa Demo Pemprov Kalbar Kecewa Gubernur Absen ​Pesona Festival Mattompang Pontianak Rawat Budaya Bugis ​Siswi SD Korban Oknum TNI di Kendari Trauma Berat Sinner Mencatat Rekor: 5 Gelar Masters Beruntun Polda Metro Bongkar Lab Narkoba Liquid Vape di Tamansari Prabowo Fokus Buruh, MPR Dorong Peningkatan Skill AI Remaja 15 Tahun Tewas dalam Kebakaran Kapal BBM Kayong Utara
Internasional

Piala Uber 2026: Indonesia vs Taiwan 2-2, Ester Jadi Penentu.

Oleh | April 29, 2026 | 0 komentar | April 29, 2026 (diperbarui)

Bertanding di Jyske Bank Arena, Selasa (28/4/2026), berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun dengan skor 11-21, 22-20, 21-16. Kedudukan kini imbang 2-2, memaksa penentuan juara Grup C Piala Uber 2026 jatuh ke partai kelima.

Horsens, Denmark – Laga hidup-mati tersaji di Grup C Piala Uber 2026. Indonesia dan Taiwan saling sikut demi status juara grup yang akan menguntungkan posisi di babak perempat final. Rachel/Febi yang turun di partai keempat tampil sebagai pahlawan penyeimbang, meski harus melalui drama tiga gim yang menguras emosi.

Selepas pertandingan, Rachel mengaku bersyukur bisa menyelesaikan laga tanpa cedera.

Namun ia tak menampik rasa gugup luar biasa sempat membelenggu permainannya.

“Pertama-tama kami tegang banget, saya pribadi saya rasa tegang banget,” ujar Rachel dalam keterangan tertulis PP PBSI.

Ketegangan itu berdampak langsung pada performa di gim pertama.
Pasangan Indonesia banyak melakukan kesalahan sendiri. “Di gim pertama sudah banyak mati sendiri.

Jadi coba buat enakin saja dulu, enakin mainnya, enakin pukulannya. Di gim kedua, gim ketiga baru kami bisa menemukan polanya,” lanjut Rachel.

Ia juga menyoroti tekanan konsisten dari lawan. “Karena bolanya kencang, kami merasa tekanan mereka lebih kuat. Mereka juga lumayan sulit untuk dimatikan.”

Di pihak lain, Febi Setianingrum yang menjalani debut di Piala Uber mengakui sempat kehilangan fokus di momen kritis gim kedua. Saat itu Indonesia sudah unggul, namun tersusul karena kelengahan.

“Di gim kedua tadi sempat unggul lalu terkejar karena kami lengah.

Setelah poinnya sudah mepet, kami berusaha untuk membalikkan fokus kami lagi dan coba untuk lebih berani, lebih yakin mainnya,” kata Febi.

Mental pemain muda ini benar-benar diuji. Selain statusnya sebagai debutan, ia turun di saat Indonesia dalam posisi tertinggal dan tak boleh kalah.

“Tegang banget rasanya karena ini baru pertama kali diturunkan, juga posisinya Indonesia sedang ketinggalan.

Tapi beruntung alhamdulillah bisa mengatasi dan senang juga bisa main di Uber Cup pertama kali.”

Dengan skor 2-2, duel hidup-mati kini bergeser ke partai kelima.
Tunggal ketiga Indonesia, Ester Nurumi Tri Wardoyo, akan berhadapan dengan Huang Yu-Hsun. Pemenang laga ini akan membawa timnya memuncaki Grup C dan melaju ke perempat final dengan undian yang lebih menguntungkan.(azmil)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *