⚡ Breaking
Polres Landak Gelar Senam dan Bazar Murah HUT Bhayangkara Demo BEM Polnep di Polda Kalbar Usut Tragedi 2000 Jelang Pilkades 2026, Kapuas Hulu Deklarasi Damai Rupiah Menguat ke Rp17.778 per Dolar AS pada Senin Prabowo Siapkan Strategi Menuju Ketahanan Energi Nasional Ramadhipa Cetak Sejarah: Kemenangan Pertama di Moto3 Junior 45.500 Pelari Serbu JAKIM 2026, Wagub: Jakarta Milik Bersama Polisi Tangkap Penipu Tiket Pelni di Kupang
kalbar news update

Pemprov Kalbar Gelar Apel Siaga Darurat Karhutla

Oleh | April 16, 2026 | 0 komentar | April 16, 2026 (diperbarui)

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) mengambil langkah cepat menghadapi ancaman musim kemarau dengan menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Halaman Kantor Gubernur, Kamis (16/4/2026).

Langkah ini diambil sebagai bentuk mitigasi konkret agar bencana kabut asap yang kerap menghantui wilayah ini tidak terulang kembali. Menariknya, apel tahun ini tidak hanya menjadi seremoni daerah, namun juga mendapat atensi khusus dari pemerintah pusat dengan kehadiran Wakil Menteri Dalam Negeri dan Wakil Menteri Perhubungan.

Gubernur Kalimantan Barat, yang memimpin langsung apel tersebut, menekankan bahwa koordinasi lintas sektoral adalah harga mati. Di barisan undangan, tampak hadir Pangdam XII/Tanjungpura, Kapolda Kalbar, Kajati, hingga Danlanud Supadio, menunjukkan soliditas penuh unsur Forkopimda.

“Kesiapsiagaan ini adalah komitmen kita bersama. Kita ingin memastikan Kalbar bebas asap di 2026. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah pusat, dan daerah adalah kunci utamanya,” ujar Gubernur dalam arahannya.

Bukan sekadar baris-berbaris, Pemprov Kalbar tahun ini memperkuat sistem pengawasan dengan teknologi terkini. Ada tiga poin utama yang menjadi fokus operasional tahun ini seperti
Penggunaan unit drone untuk memantau hotspot secara real-time di wilayah yang sulit dijangkau, Penyiagaan armada helikopter untuk pemadaman cepat di lahan gambut (water bombing) , serta pengerahan ribuan Personel yang merupakan Gabungan dari BPBD, Manggala Agni, hingga relawan masyarakat yang siap diterjunkan kapan saja.

Selain kesiapan fisik, Pemprov Kalbar juga memberikan peringatan keras kepada masyarakat dan pelaku usaha perkebunan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Dengan pengawasan ketat dan bantuan teknologi pemantauan udara, pemerintah optimis angka kebakaran lahan tahun ini dapat ditekan secara signifikan. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga kualitas udara Kalbar tetap sehat sepanjang musim kemarau mendatang.(Fariz)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *