⚡ Breaking
Demo Kalbar: Cipayung Plus Tuntut Hak Buruh & Pendidikan Massa Demo Pemprov Kalbar Kecewa Gubernur Absen ​Pesona Festival Mattompang Pontianak Rawat Budaya Bugis ​Siswi SD Korban Oknum TNI di Kendari Trauma Berat Sinner Mencatat Rekor: 5 Gelar Masters Beruntun Polda Metro Bongkar Lab Narkoba Liquid Vape di Tamansari Prabowo Fokus Buruh, MPR Dorong Peningkatan Skill AI Remaja 15 Tahun Tewas dalam Kebakaran Kapal BBM Kayong Utara
kalbar news update

Hadapi El Nino, Kubu Raya Antisipasi Karhutla

Oleh | April 10, 2026 | 0 komentar | April 10, 2026 (diperbarui)

Kubu Raya – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memperkuat langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim kemarau panjang yang diprediksi dipicu fenomena El Nino.

Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam, mengatakan potensi karhutla tahun ini cukup tinggi seiring ancaman musim kering yang berkepanjangan.

“Potensi karhutla sangat besar, apalagi kita akan menghadapi El Nino dengan musim kering yang panjang,” ujarnya di Sungai Raya, Kamis.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah telah menyiapkan strategi komprehensif, mulai dari pemetaan wilayah rawan hingga penguatan sarana dan prasarana penanganan karhutla.

Yusran menjelaskan, pemetaan titik rawan kebakaran telah dilakukan di sejumlah wilayah sebagai dasar untuk menentukan langkah pencegahan dan penanganan yang lebih terarah.

“Kita sudah memiliki peta wilayah rawan, sehingga intervensi di lapangan bisa lebih tepat sasaran,” tuturnya.

Selain itu, Pemkab Kubu Raya juga memperkuat infrastruktur pendukung, seperti pembangunan embung dan normalisasi sekat kanal guna memastikan ketersediaan sumber air saat proses pemadaman.

“Embung dan kanal ini penting sebagai sumber air ketika terjadi kebakaran, sehingga penanganan bisa lebih cepat dan efektif,” katanya.

Upaya pencegahan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk instansi terkait dan masyarakat. Sosialisasi terus digencarkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah karhutla.

Namun demikian, Yusran menegaskan bahwa penegakan hukum tetap akan dilakukan apabila upaya persuasif tidak diindahkan.

“Sosialisasi terus kita lakukan kepada masyarakat. Namun jika tidak diindahkan, maka penegakan hukum akan dilakukan,” tegasnya.
Pemerintah berharap melalui langkah sistematis tersebut, potensi karhutla di Kubu Raya dapat ditekan sejak dini sebelum memasuki puncak musim kemarau.

“Dengan pemetaan yang jelas dan dukungan infrastruktur yang memadai, kita berupaya memutus rantai karhutla sebelum api benar-benar muncul,” kata Yusran. (Elfredo)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *