⚡ Breaking
Polres Landak Gelar Senam dan Bazar Murah HUT Bhayangkara Demo BEM Polnep di Polda Kalbar Usut Tragedi 2000 Jelang Pilkades 2026, Kapuas Hulu Deklarasi Damai Rupiah Menguat ke Rp17.778 per Dolar AS pada Senin Prabowo Siapkan Strategi Menuju Ketahanan Energi Nasional Ramadhipa Cetak Sejarah: Kemenangan Pertama di Moto3 Junior 45.500 Pelari Serbu JAKIM 2026, Wagub: Jakarta Milik Bersama Polisi Tangkap Penipu Tiket Pelni di Kupang
Business News

Grab Bantu 1.800 UMKM Perempuan Kuasai Bisnis Digital

Oleh | Mei 14, 2026 | 0 komentar | Mei 14, 2026 (diperbarui)

JAKARTA – Grab Indonesia kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan melalui program Arisan Sekumpulan Perempuan Bisa (SERABI) 2026. Tahun ini, lebih dari 1.800 UMKM perempuan di 13 kota mendapatkan pelatihan strategi bisnis digital hingga pengelolaan harga jual online agar usaha lebih berkembang dan berkelanjutan.

Director of Territory Jabo & ID Central Operations Grab Indonesia, Iki Sari Dewi, mengatakan program bertajuk “Teman Perempuan Bisa: Makin Ngerti Bisnis, Cuan Makin Manis” tidak hanya menjadi ajang komunitas, tetapi juga sarana edukasi bisnis digital bagi para mitra perempuan GrabMerchant.

“Program tahun ini mengundang lebih dari 1.800 peserta yang tersebar di 13 kota di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Melalui SERABI 2026, Grab mendorong para pelaku UMKM perempuan agar lebih memahami strategi usaha digital berbasis data. Program ini dirancang untuk membantu mitra bertransformasi dari sekadar berjualan menjadi pelaku usaha yang mampu mengelola bisnis secara lebih sehat dan menguntungkan.

Ada tiga fokus utama dalam edukasi yang diberikan. Pertama, peserta diajak memahami tren permintaan konsumen melalui data makanan dan perilaku pasar agar bisa menentukan produk dan strategi promosi yang tepat. Kedua, peserta mendapatkan pelatihan “BisaMatika”, yaitu workshop penentuan harga online agar margin keuntungan tetap aman meski ada biaya layanan dan promo. Ketiga, Grab juga mengenalkan pemanfaatan GrabModal Mantul sebagai solusi tambahan modal usaha yang lebih terencana.

Menurut Iki, banyak mitra perempuan memiliki produk unggulan yang diminati pasar, namun masih mengalami kendala dalam menentukan harga jual di platform digital. Hal tersebut membuat keuntungan usaha belum maksimal.

“Karena itu kami hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut,” katanya.

Program SERABI 2026 berlangsung sejak akhir April hingga Mei 2026 dan digelar di 13 kota, mulai dari Jakarta, Medan, Pekanbaru, Lampung, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Makassar, Manado, Samarinda, hingga Balikpapan.

Selain pelatihan, Grab juga membuka kesempatan bagi calon mitra baru melalui sesi pendaftaran cepat atau mass onboarding. Calon mitra hanya perlu membawa KTP dan smartphone untuk langsung mendaftar dan mulai berjualan di hari yang sama tanpa dipungut biaya.

Salah satu peserta SERABI asal Medan, Miranti Pramitha, mengaku terbantu dengan materi penentuan harga jual online yang diberikan dalam sesi BisaMatika. Ia kini mulai menyesuaikan strategi harga dan memilih produk yang lebih menguntungkan untuk dijual.

Sejak pertama kali digelar pada 2023 dengan sekitar 50 peserta di Jakarta, komunitas SERABI kini telah berkembang menjadi wadah lebih dari 3.800 UMKM perempuan di berbagai kota di Indonesia.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *