⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
kalbar news update

Gas LPG 12 Kg Tembus Rp245 Ribu di Pontianak

Oleh | April 20, 2026 | 0 komentar | April 20, 2026 (diperbarui)

PONTIANAK – Kenaikan harga liquefied petroleum gas (LPG) non-subsidi mulai dirasakan di sejumlah pangkalan di Kota Pontianak, menyusul penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

Pantauan di lapangan, salah satunya di Pangkalan LPG 3 Kg “Djie Fab Jung” di Jalan Putri Dara Hitam, menunjukkan adanya lonjakan harga pada tabung LPG ukuran 12 kilogram dan 5,5 kilogram.

Pemilik pangkalan, Koko, mengungkapkan harga LPG 12 kilogram kini naik menjadi Rp245 ribu dari sebelumnya Rp210 ribu.

Sementara LPG 5,5 kilogram naik dari Rp100 ribu menjadi Rp120 ribu.

“Kalau pembeli yang ambil langsung dari agen, selisih harga bisa sekitar Rp5.000, tergantung sumbernya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (19/4/2026).

Ia menambahkan, harga di tingkat pengecer atau warung berpotensi lebih tinggi dibandingkan harga di pangkalan.

“Kemungkinan di warung bisa lebih mahal lagi. Kenaikan ini juga berbarengan dengan naiknya harga BBM,” katanya.

Koko mengaku khawatir kenaikan harga LPG non-subsidi, khususnya ukuran 12 kilogram, dapat mendorong masyarakat beralih ke LPG subsidi 3 kilogram.

“Kalau harga terus naik, dikhawatirkan konsumen beralih ke gas 3 kg. Ini bisa berdampak pada distribusi LPG subsidi,” jelasnya.

Menurutnya, lonjakan harga juga mulai berdampak pada penjualan. Minat beli masyarakat cenderung menurun.

“Harga tidak naik saja sudah sulit jual, apalagi sekarang naik. Hari ini saja belum ada pembeli,” ungkapnya.

Meski demikian, ia memastikan ketersediaan LPG di pangkalannya masih aman untuk seluruh jenis tabung.

“Stok masih cukup, baik yang pink maupun yang melon,” pungkasnya. (Fahrezi)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *