Dua Rumah di Pontianak Selatan Ludes Terbakar Pagi Ini
PONTIANAK – Insiden kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Komplek Karya Baru Permai, Jalan Karya Baru, Kecamatan Pontianak Selatan pada Rabu (15/4/2026) pagi. Api yang muncul secara tiba-tiba tersebut diduga kuat dipicu oleh gangguan arus pendek atau korsleting listrik.
Peristiwa ini menimpa kediaman milik Lim Siauw Tjhuan (Achuan) di blok B2 dan satu bangunan di sebelahnya, blok B1, yang berfungsi sebagai gudang ekspedisi.
Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Inayatun Nurhasanah, mengungkapkan bahwa kobaran api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 07.55 WIB. Saat itu, Achuan baru saja kembali dari pasar untuk membeli bahan dagangan dan terkejut melihat kepulan asap serta api di bagian atap kamar rumahnya.
“Pemilik rumah sempat mencoba memadamkan api bersama istrinya, namun karena material yang mudah terbakar, api justru dengan cepat membesar,” terang AKP Inayatun.
Diketahui, saat kejadian istri korban sedang sibuk melayani pembeli martabak manis di ruko bagian depan. Karena tidak ada aktivitas memasak di dapur saat itu, dugaan sementara mengarah pada masalah instalasi listrik di plafon rumah.
Seorang saksi mata, Lim Dju Im, menceritakan detik-detik mencekam saat dirinya mendengar teriakan dari arah rumah korban. Ketika keluar, ia melihat api sudah membubung tinggi dan langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.
Upaya evakuasi barang berharga sempat dilakukan oleh warga lain, Edyanto, namun intensitas api yang terus mengganas memaksa warga untuk mundur dan menunggu bantuan profesional.
Sejumlah armada dari BPBD Kota Pontianak bersama puluhan unit pemadam kebakaran swasta segera merapat ke lokasi. Berkat kerja keras petugas di lapangan, api berhasil dikuasai pada pukul 08.40 WIB, yang kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 09.00 WIB.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materil diperkirakan cukup besar. Rumah milik Achuan dilaporkan mengalami kerusakan total (100%), sementara gudang ekspedisi di sampingnya terdampak sekitar 80%.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait total kerugian yang dialami para korban. Situasi di lokasi kejadian kini telah dinyatakan kondusif. (Fahrezi)
Berita Terkait
KALBAR
Karhutla Kembali Melanda Paloh, Tiga Hektare Lahan Terbakar
SAMBAS – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat,...
KALBAR
Lansia di Landak Hilang Saat Pasang Pukat di Sungai
LANDAK – Seorang warga lanjut usia (lansia) bernama Aju (70), warga Dusun Nahaya, Desa Amboyo Selatan,...
KALBAR
Damkar Sekadau Evakuasi Ular Kobra dari Rumah Warga
SEKADAU – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sekadau mengevakuasi seekor ular kobra yang masuk...
KALBAR
Menteri PU Tinjau Progres Sekolah Rakyat di Singkawang
SINGKAWANG – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Ir. Dody Hanggodo, M.PE., melakukan kunjungan kerja ke...