⚡ Breaking
Polres Landak Gelar Senam dan Bazar Murah HUT Bhayangkara Demo BEM Polnep di Polda Kalbar Usut Tragedi 2000 Jelang Pilkades 2026, Kapuas Hulu Deklarasi Damai Rupiah Menguat ke Rp17.778 per Dolar AS pada Senin Prabowo Siapkan Strategi Menuju Ketahanan Energi Nasional Ramadhipa Cetak Sejarah: Kemenangan Pertama di Moto3 Junior 45.500 Pelari Serbu JAKIM 2026, Wagub: Jakarta Milik Bersama Polisi Tangkap Penipu Tiket Pelni di Kupang
kalbar news update

213 Kasus Suspek DBD di Mempawah, Warga Dimintai Waspada

Oleh | April 23, 2026 | 0 komentar | April 23, 2026 (diperbarui)

MEMPAWAH – Kabupaten Mempawah tengah menghadapi lonjakan kasus suspek Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak awal tahun 2026.

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Diskes PPKB) Kabupaten Mempawah mencatat sebanyak 213 kasus suspek DBD sejak Januari hingga minggu ke-15.

Kepala Diskes PPKB Mempawah, dr. David Sianipar, menegaskan bahwa angka tersebut masih bersifat suspek dan bukan seluruhnya kasus positif.

“Suspek DBD dari Januari hingga minggu ke-15 ini sudah ada sebanyak 213 kasus. Ini data suspek, bukan yang positif,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Ia menjelaskan, penetapan kasus positif DBD harus melalui pemeriksaan medis lanjutan dan tidak dapat ditentukan secara langsung.

“Untuk memastikan seseorang positif DBD, harus melalui tahapan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Dalam upaya mengantisipasi penyebaran, pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan puskesmas di seluruh wilayah Mempawah untuk melakukan pemantauan dan pengecekan lapangan.

“Langkah ini penting untuk menentukan penanganan yang tepat, termasuk kemungkinan dilakukan fogging di wilayah yang dianggap rawan,” tambahnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa fogging bukan solusi utama, melainkan langkah tambahan berdasarkan hasil investigasi lapangan.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan serta rutin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Pencegahan DBD yang paling utama adalah PSN. Jika diperlukan, baru dilakukan fogging,” tegasnya. (Elfredo)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *