⚡ Breaking
Polres Landak Gelar Senam dan Bazar Murah HUT Bhayangkara Demo BEM Polnep di Polda Kalbar Usut Tragedi 2000 Jelang Pilkades 2026, Kapuas Hulu Deklarasi Damai Rupiah Menguat ke Rp17.778 per Dolar AS pada Senin Prabowo Siapkan Strategi Menuju Ketahanan Energi Nasional Ramadhipa Cetak Sejarah: Kemenangan Pertama di Moto3 Junior 45.500 Pelari Serbu JAKIM 2026, Wagub: Jakarta Milik Bersama Polisi Tangkap Penipu Tiket Pelni di Kupang
KALBAR

Zulkifli Hasan Kunjungi Kalbar, Dorong Swasembada Pangan

Oleh | Juni 6, 2026 | 0 komentar | Juni 6, 2026 (diperbarui)

PONTIANAK – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. (H.C) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja ke Kalimantan Barat pada Jumat (5/6/2026).

Selain menjalankan agenda pemerintahan terkait ketahanan pangan, Zulkifli Hasan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) menghadiri sejumlah kegiatan politik dan konsolidasi organisasi partai di daerah.

Kunjungan diawali dengan menghadiri kegiatan Rembuk Tani di Rumah Adat Dayak, Kabupaten Kubu Raya. Dalam kegiatan yang diikuti sekitar 450 peserta dari berbagai kelompok tani tersebut, Zulkifli Hasan menegaskan komitmen pemerintah dalam memperbaiki tata kelola distribusi pupuk agar lebih mudah diakses petani.

Menurutnya, pemerintah telah menyalurkan jutaan ton pupuk untuk mendukung sektor pertanian dan perikanan nasional. Ia juga menegaskan kebijakan peningkatan harga gabah dari Rp5.500 menjadi Rp6.500 per kilogram sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

“Pupuk harus tersedia sebelum masa tanam dan langsung diterima petani. Pemerintah juga memastikan hasil pertanian dan perikanan dapat diserap melalui koperasi desa untuk memperkuat ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Menko Pangan menyerahkan bantuan pupuk non-subsidi sebanyak tiga ton kepada kelompok tani di Kabupaten Kubu Raya.

Usai kegiatan rembuk tani, Zulkifli Hasan menghadiri diskusi bersama mahasiswa dan organisasi kepemudaan di Pontianak dengan tema “Anak Muda Maunya Apa?”. Dalam dialog tersebut, ia menekankan pentingnya regenerasi petani melalui program petani milenial dan penguatan koperasi desa sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.

Ia juga menjelaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa.

“Indonesia harus swasembada pangan agar petani sejahtera. Ketika petani sejahtera, profesi petani akan menjadi pilihan yang menarik bagi generasi muda,” katanya.

Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan salat Jumat di Masjid Raya Mujahidin Pontianak dan pertemuan internal sebelum menghadiri pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN se-Kalimantan Barat di GOR Terpadu Pontianak.
Acara pelantikan dihadiri sekitar 3.500 kader dan simpatisan PAN, sejumlah kepala daerah, serta tokoh masyarakat. Dalam pidato politiknya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa PAN harus menjadi partai yang hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun pilihan politik.

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berpihak kepada masyarakat serta komitmen pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Kunjungan kerja Menko Bidang Pangan RI di Kalimantan Barat berakhir pada sore hari dengan keberangkatan kembali ke Jakarta melalui Bandara Internasional Supadio. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Berdasarkan analisis pelaksanaan kegiatan, kunjungan tersebut tidak hanya membawa agenda pemerintahan di bidang pangan, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi politik PAN melalui pelantikan kepengurusan partai di tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *