⚡ Breaking
PSG Lolos Final Lagi! Agregat 6-5 Sertifikasi Kompetensi Perkuat Lulusan Magang Nasional PLN Sanggau Perkuat Keandalan Listrik Lewat Pemeliharaan Gabungan Kasus Saling Lapor di Ketapang, Polisi Tetapkan Tersangka Pria di Singkawang Diduga Bunuh Diri akibat Terlilit Utang Pinjol Prabowo Perintahkan KSP Usut Dugaan Korupsi Titik Dapur MBG Jalan Sukadana-Teluk Batang Tuntas Agustus 2026 Begal Bersejata Bacok Korban di Palmerah, Polisi Buru Pelaku
KALBAR

Remaja 19 Tahun Ditemukan Tewas di Pemangkat Sambas

Oleh | Mei 6, 2026 | 0 komentar | Mei 6, 2026 (diperbarui)

SAMBAS – Warga Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas digegerkan dengan penemuan jasad seorang remaja berusia 19 tahun berinisial SR yang ditemukan tewas tidak wajar di kediamannya, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban yang beralamat di Jalan Tanjung Batu Gang Gudang Garam RT 02 RW 01, Desa Pemangkat Kota, Kecamatan Pemangkat.
Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko Kasih membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Ia menyebut, kasus tersebut saat ini ditangani oleh Polsek Pemangkat.

Polsek Pemangkat Polres Sambas menangani laporan penemuan mayat diduga gantung diri di sebuah rumah di Desa Pemangkat Kota pada Minggu 3 Mei 2026 sekira pukul 13.00 WIB,” ujar AKP Sadoko dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).
Kronologi Kejadian
AKP Sadoko menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh paman korban berinisial AYS (36) yang datang ke rumah korban untuk meminta bantuan.

Saat tiba di lokasi, AYS sempat memanggil korban, namun tidak mendapat respons. Karena curiga, saksi kemudian naik ke lantai dua rumah
“Sesampainya di lantai dua, saksi menemukan korban dalam kondisi tergantung menggunakan tali,” jelasnya.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera memberitahukan warga sekitar dan melaporkan ke pihak kepolisian.

Petugas Polsek Pemangkat yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari para saksi.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Pemangkat untuk dilakukan visum.

Dari lokasi kejadian, petugas juga menemukan secarik surat yang diduga ditulis oleh korban. Selain itu, korban diketahui sebelumnya diduga memiliki permasalahan pribadi terkait asmara.
Pihak keluarga korban disebut telah menerima kejadian tersebut dan menandatangani surat pernyataan penolakan untuk dilakukan autopsi.
Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian guna memastikan penyebab pasti kematian korban

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *