Ratusan Warga Aksi Damai di Polres Sanggau, Situasi Kondusif
SANGGAU – Aksi damai yang digelar ratusan warga terkait penanganan kasus dugaan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) oleh Polres Sanggau berlangsung aman dan kondusif di halaman Mapolres Sanggau, Senin (4/5/2026).
Aksi tersebut diikuti sekitar 300 orang masyarakat dari Kecamatan Entikong dan Sekayam. Mereka menyampaikan aspirasi atas penangkapan dua warga Desa Semanget yang diduga terlibat dalam aktivitas PETI.
Massa mulai tiba di Mapolres Sanggau sekitar pukul 09.15 WIB dengan menggunakan berbagai jenis kendaraan, seperti truk, bus, pick up, dan kendaraan pribadi. Dalam rangka menjaga situasi tetap kondusif, jajaran Polres Sanggau terlebih dahulu melaksanakan apel konsolidasi pengamanan.
Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, S.I.K., M.Si., kemudian menerima perwakilan massa untuk berdialog secara langsung di ruang kerjanya sekitar pukul 12.20 WIB. Pertemuan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Hendrikus Hengki, Ketua Komisi III DPRD Yeremias Marselinus, serta sejumlah pejabat kepolisian.
Dari pihak masyarakat, hadir tokoh masyarakat dan tokoh adat yang menyampaikan berbagai aspirasi, termasuk permohonan pembebasan dua warga yang diamankan dalam kasus dugaan PETI.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Sanggau menegaskan bahwa pihaknya menghargai setiap aspirasi masyarakat dan akan menindaklanjutinya sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Kami memahami aspirasi yang disampaikan. Polres Sanggau akan menampung seluruh masukan dan akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Polda Kalimantan Barat,” ujar AKBP Sudarsono.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya meminta waktu selama tiga hari untuk melakukan koordinasi dengan pimpinan di tingkat Polda terkait tuntutan yang disampaikan masyarakat.
Sekitar pukul 13.15 WIB, Kapolres menyampaikan hasil dialog kepada seluruh massa aksi secara terbuka di halaman Mapolres sebagai bentuk transparansi informasi.
Pengamanan aksi damai ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sanggau tertanggal 3 Mei 2026, dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib tanpa adanya gangguan keamanan. Situasi tetap kondusif hingga massa membubarkan diri, mencerminkan sinergi yang baik antara masyarakat dan aparat dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sanggau.
Berita Terkait
KALBAR
Polda Kalbar Terima 300 Personel Brimob BKO untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Pontianak – Polda Kalimantan Barat secara resmi menerima kedatangan 300 personel Brigade Mobil (Brimob) dalam rangka...
KALBAR
DAD Landak: Polres Landak Teladan dalam Penanganan Darurat Karhutla
NGABANG – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Landak memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Landak atas...
KALBAR
Ketua Bala Dayak Landak: Gerak Cepat Polres Landak Selamatkan Hutan Adat dari Karhutla
NGABANG – Ketua Bala Dayak Kabupaten Landak, Aan Dahoya, memberikan apresiasi dan penghormatan yang mendalam kepada...
KALBAR
Ketua MMBB Landak: Apresiasi untuk Kapolres Landak dalam mengendalikan Karhutla
NGABANG – Ketua Mangkok Merah Borneo Bersatu (MMBB) Kabupaten Landak, Junghi Suhardi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan...