Jalan Sukadana-Teluk Batang Tuntas Agustus 2026
PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) resmi memulai proyek perbaikan ruas Jalan Sukadana–Teluk Batang di Kabupaten Kayong Utara. Infrastruktur strategis yang menelan anggaran sekitar Rp23 miliar ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada Agustus 2026 mendatang.
Langkah ini diambil sebagai komitmen Pemprov Kalbar dalam mempercepat konektivitas di wilayah pesisir. Selain memacu roda ekonomi, perbaikan jalan ini menjadi prioritas utama guna mendukung kesiapan Kabupaten Kayong Utara sebagai tuan rumah ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalbar, Iskandar Zulkarnaen, mengonfirmasi bahwa alat berat dan material bangunan sudah mulai dikerahkan ke titik-titik kerusakan.
“Pekerjaan fisik sudah masuk tahap konstruksi. Saat ini tim di lapangan sedang fokus pada mobilisasi peralatan dan material menuju lokasi agar pengerjaan bisa berjalan akseleratif,” ujar Iskandar saat ditemui di Pontianak.
Proyek sepanjang 2,5 kilometer ini akan menyasar segmen-segmen dengan tingkat kerusakan paling parah. Dinas PUPR Kalbar menerapkan skala prioritas pada titik-titik yang memiliki lubang besar dan permukaan tanah yang tidak stabil, yang selama ini kerap dikeluhkan warga karena mengancam keselamatan berkendara.
Iskandar menjelaskan bahwa strategi perbaikan berbasis prioritas ini bertujuan agar dampak pembangunan bisa segera dirasakan oleh masyarakat tanpa harus menunggu seluruh proyek selesai seratus persen.
“Penanganan diprioritaskan pada titik kerusakan berat agar akses masyarakat bisa lebih cepat pulih dan fungsional. Kami ingin memastikan jalur ini kembali nyaman untuk dilalui dalam waktu dekat,” jelasnya menambahkan.
Menyadari jalur tersebut merupakan urat nadi transportasi utama di Kayong Utara, pihak pelaksana juga telah menyiapkan skema manajemen lalu lintas. Hal ini dilakukan agar pengerjaan jalan tidak memutus arus distribusi barang dan mobilitas warga.
“Kami memastikan pengaturan lalu lintas tetap berjalan baik. Standar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) juga kami berlakukan sangat ketat demi keamanan pekerja dan pengguna jalan yang melintas di area proyek,” tegas Iskandar.
Selain menjadi penunjang suksesnya gelaran MTQ, perbaikan jalan Sukadana–Teluk Batang diproyeksikan akan menurunkan biaya logistik di kawasan pesisir Kalbar. Pemprov berharap dengan akses yang semakin mulus, distribusi hasil bumi dan aktivitas perdagangan antarwilayah akan semakin bergairah.
“Rampungnya proyek pada Agustus 2026 diharapkan menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas infrastruktur sekaligus bukti nyata pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pesisir,” pungkasnya.
Berita Terkait
KALBAR
Polda Kalbar Terima 300 Personel Brimob BKO untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Pontianak – Polda Kalimantan Barat secara resmi menerima kedatangan 300 personel Brigade Mobil (Brimob) dalam rangka...
KALBAR
DAD Landak: Polres Landak Teladan dalam Penanganan Darurat Karhutla
NGABANG – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Landak memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Landak atas...
KALBAR
Ketua Bala Dayak Landak: Gerak Cepat Polres Landak Selamatkan Hutan Adat dari Karhutla
NGABANG – Ketua Bala Dayak Kabupaten Landak, Aan Dahoya, memberikan apresiasi dan penghormatan yang mendalam kepada...
KALBAR
Ketua MMBB Landak: Apresiasi untuk Kapolres Landak dalam mengendalikan Karhutla
NGABANG – Ketua Mangkok Merah Borneo Bersatu (MMBB) Kabupaten Landak, Junghi Suhardi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan...