Penutupan PGD ke-40 Kalbar Berlangsung Meriah
PONTIANAK – Penutupan Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-40 Tahun 2026 Provinsi Kalimantan Barat berlangsung meriah di Rumah Radakng, Jalan Sultan Syahrir, Kota Pontianak, Minggu 24 Mei 2026 malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB tersebut dipadati masyarakat, tokoh adat, peserta kegiatan hingga pengunjung umum yang antusias menyaksikan rangkaian acara penutupan.
Acara dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Forkopimda, tokoh adat Dayak, tokoh masyarakat, hingga perwakilan DPRD dan DPD RI Dapil Kalbar.
Gubernur Kalimantan Barat diwakili Asisten I Setda Provinsi Kalbar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya PGD ke-40 yang berjalan meriah dan tertib.
“Pekan Gawai Dayak tahun ini memasuki usia ke-40 yang menunjukkan bahwa masyarakat tetap menjaga seni budaya adat yang luar biasa dan tetap hidup,” ujarnya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk terus menjaga nilai budaya dan kearifan lokal sebagai identitas masyarakat Kalimantan Barat.
Selain itu, disampaikan pula apresiasi kepada panitia, sponsor, aparat keamanan, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan PGD hingga berjalan aman dan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalbar juga menitipkan bantuan dana pribadi tambahan sebesar Rp100 juta untuk mendukung kegiatan budaya Dayak.
Ketua Panitia PGD ke-40 menyampaikan bahwa Gawai Dayak merupakan tradisi turun-temurun masyarakat adat Dayak yang harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman.
“Budaya Dayak jangan sampai tenggelam oleh perkembangan zaman. Kita harus tetap menjaga warisan budaya ini untuk generasi muda dan anak cucu kita,” katanya.
Sementara Ketua Sekberkesda Provinsi Kalbar turut meminta maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan maupun hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat.
Rangkaian acara penutupan turut diisi dengan pengumuman juara umum, penobatan Bujang Dara Gawai 2026, penampilan seni budaya, hiburan musik, hingga pertunjukan adat Bedondoi dari Kabupaten Ketapang.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di area Rumah Radakng dan sekitarnya terpantau aman, tertib dan kondusif.
Petugas keamanan bersama pengatur lalu lintas juga melakukan pengawasan serta pengaturan arus kendaraan guna mengantisipasi kepadatan pengunjung dan parkir kendaraan di sekitar lokasi.
Kegiatan penutupan Pekan Gawai Dayak ke-40 Tahun 2026 berakhir sekitar pukul 00.00 WIB tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.
Berita Terkait
KALBAR
Polda Kalbar Terima 300 Personel Brimob BKO untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Pontianak – Polda Kalimantan Barat secara resmi menerima kedatangan 300 personel Brigade Mobil (Brimob) dalam rangka...
KALBAR
DAD Landak: Polres Landak Teladan dalam Penanganan Darurat Karhutla
NGABANG – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Landak memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Landak atas...
KALBAR
Ketua Bala Dayak Landak: Gerak Cepat Polres Landak Selamatkan Hutan Adat dari Karhutla
NGABANG – Ketua Bala Dayak Kabupaten Landak, Aan Dahoya, memberikan apresiasi dan penghormatan yang mendalam kepada...
KALBAR
Ketua MMBB Landak: Apresiasi untuk Kapolres Landak dalam mengendalikan Karhutla
NGABANG – Ketua Mangkok Merah Borneo Bersatu (MMBB) Kabupaten Landak, Junghi Suhardi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan...