⚡ Breaking
Bapanas Jaga Stok Pangan Saat Rupiah Melemah BGN Kalbar Ajak Mahasiswa Kelola Lahan untuk MBG Aksi Damai Sungai Laur Tuntut Solusi Kelangkaan BBM Williams Sabet MVP FIBA 3×3 2026 Cinta Ditolak, Pria di Jeneponto Perkosa dan Bunuh Tante Pembunuhan Tukang Cilok Cikupa: Ayah-Anak Ditangkap Pemerintah Tinjau Usulan Pembangunan Sekolah Rakyat di Sambas Sekolah Rakyat Singkawang Ditarget Rampung 20 Juni
KALBAR

Pemerintah Tinjau Usulan Pembangunan Sekolah Rakyat di Sambas

Oleh | Juni 8, 2026 | 0 komentar | Juni 8, 2026 (diperbarui)

Sambas – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan melakukan peninjauan lokasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, menyampaikan bahwa lahan yang diusulkan memiliki luas lebih dari tujuh hektare dan telah dinilai layak untuk pengembangan kawasan pendidikan.

Berdasarkan hasil peninjauan bersama Kementerian Pekerjaan Umum, lokasi tersebut tidak berada di kawasan gambut sehingga memenuhi aspek teknis untuk pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Sambas juga telah menyiapkan dukungan infrastruktur dasar berupa akses jalan, jaringan air bersih, dan listrik yang diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan.

Saat ini, usulan Sekolah Rakyat di Sambas masuk dalam rencana pembangunan tahap ketiga dan masih menunggu proses kajian lebih lanjut dari Kementerian Pekerjaan Umum berdasarkan usulan Kementerian Sosial.

Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan mereka yang berisiko putus sekolah, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Generasi Emas Indonesia.

Di Kalimantan Barat sendiri telah terdapat tiga lokasi Sekolah Rakyat pada tahap kedua, yaitu dua di Kota Singkawang dan satu di Kota Pontianak.

Pemerintah berharap Kabupaten Sambas dapat menjadi lokasi tambahan sehingga manfaat program dapat dirasakan lebih luas, khususnya di wilayah perbatasan.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *