⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
KALBAR

Pemerintah Tinjau Usulan Pembangunan Sekolah Rakyat di Sambas

Oleh | Juni 8, 2026 | 0 komentar | Juni 8, 2026 (diperbarui)

Sambas – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan melakukan peninjauan lokasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, menyampaikan bahwa lahan yang diusulkan memiliki luas lebih dari tujuh hektare dan telah dinilai layak untuk pengembangan kawasan pendidikan.

Berdasarkan hasil peninjauan bersama Kementerian Pekerjaan Umum, lokasi tersebut tidak berada di kawasan gambut sehingga memenuhi aspek teknis untuk pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Sambas juga telah menyiapkan dukungan infrastruktur dasar berupa akses jalan, jaringan air bersih, dan listrik yang diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan.

Saat ini, usulan Sekolah Rakyat di Sambas masuk dalam rencana pembangunan tahap ketiga dan masih menunggu proses kajian lebih lanjut dari Kementerian Pekerjaan Umum berdasarkan usulan Kementerian Sosial.

Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan mereka yang berisiko putus sekolah, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Generasi Emas Indonesia.

Di Kalimantan Barat sendiri telah terdapat tiga lokasi Sekolah Rakyat pada tahap kedua, yaitu dua di Kota Singkawang dan satu di Kota Pontianak.

Pemerintah berharap Kabupaten Sambas dapat menjadi lokasi tambahan sehingga manfaat program dapat dirasakan lebih luas, khususnya di wilayah perbatasan.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *