BGN Kalbar Ajak Mahasiswa Kelola Lahan untuk MBG
Pontianak – Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Kalimantan Barat mengajak kalangan mahasiswa untuk berperan aktif dalam memperkuat rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pengelolaan lahan produktif dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor pangan.
Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan lapangan yang dipimpin Kepala Regional BGN Kalbar, Agus Kurniawi, bersama perwakilan BEM Se-Kalimantan Barat, BEM PTNU Kalbar, dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pontianak ke sejumlah lokasi yang berpotensi dikembangkan sebagai pusat produksi pangan pendukung MBG.
Menurut Agus Kurniawi, mahasiswa memiliki peran strategis tidak hanya sebagai mitra pengawasan dan pemberi masukan, tetapi juga sebagai pelaku utama dalam penguatan ekonomi dan ketahanan pangan daerah.
“Kami ingin mahasiswa menjadi bagian dari solusi. Melalui keterlibatan langsung dalam pengelolaan lahan produktif dan pengembangan UMKM, mereka dapat berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan Program MBG sekaligus memperoleh pengalaman kewirausahaan yang nyata,” ujarnya.
Salah satu lokasi yang dipersiapkan berada di kawasan Jalan Angkasa Pura II yang terhubung dengan Jalan Arteri Supadio, Kabupaten Kubu Raya. Lahan seluas kurang lebih dua hektare tersebut direncanakan menjadi kawasan budidaya berbagai jenis buah-buahan yang dibutuhkan untuk mendukung operasional dapur MBG di Kalimantan Barat.
Selain menjamin ketersediaan bahan pangan yang berkualitas, program ini juga diharapkan mampu melahirkan UMKM baru di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan pengolahan hasil pangan, sehingga menciptakan ekosistem ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.
Perwakilan organisasi mahasiswa menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai kolaborasi ini sebagai peluang untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan generasi muda sekaligus berkontribusi langsung terhadap program pembangunan nasional.
Melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha, BGN Kalbar optimistis penguatan rantai pasok MBG dapat berjalan lebih efektif, mendukung ketahanan pangan lokal, serta mendorong lahirnya generasi muda yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.
Berita Terkait
KALBAR
Aksi Damai Sungai Laur Tuntut Solusi Kelangkaan BBM
Ketapang – Aksi damai yang dilakukan oleh Ormas Persatuan Orang Melayu (POM), Bala Pangayo, dan masyarakat...
KALBAR
Pemerintah Tinjau Usulan Pembangunan Sekolah Rakyat di Sambas
Sambas – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan melakukan peninjauan lokasi usulan pembangunan...
KALBAR
Sekolah Rakyat Singkawang Ditarget Rampung 20 Juni
Singkawang – Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Kalimantan Barat yang berlokasi di Singkawang. Hingga...
Bengkayang
Kebakaran Rumah di Sungai Duri, Anak Alami Luka Bakar
Bengkayang – Telah terjadi kebakaran yang menghanguskan sebagian rumah warga di Dusun Sungai Belanga RT 004/RW...