⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
Kriminalitas

Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent

Oleh | Juli 27, 2026 | 0 komentar | Juli 27, 2026 (diperbarui)

‎JAKARTA — Pihak kepolisian terus bergerak cepat mengusut misteri kematian seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Penyidik kini memfokuskan perhatian pada penelusuran rekaman kamera CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

‎Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menyatakan bahwa olah TKP awal telah dilakukan guna mengumpulkan bukti-bukti petunjuk. Kendati demikian, ia mengakui adanya kendala teknis di lapangan lantaran kondisi TKP yang dinilai sudah tidak steril.

‎”Kita fokus di TKP dulu. Karena di TKP kita mencari petunjuk, saksi-saksi, dan bukti-bukti. Terutama CCTV di sekitaran TKP. Infonya TKP kan udah berapa hari, udah rusak ya, itu jadi kendalanya ya, pasti orang udah lalu lalang di situ kan dari hari Kamis,” ujar Iskandarsyah saat dikonfirmasi wartawan, Senin (27/7).

‎Untuk melengkapi proses penyelidikan, Iskandarsyah menambahkan bahwa pihaknya tengah melayangkan surat resmi ke pihak rumah sakit demi mendapatkan dokumen rekam medis serta data pendukung lainnya.

‎Peristiwa ini bermula pada Kamis (23/7) lalu, saat korban ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di area halaman Klinik Mordent. Sutrimo kemudian dilarikan ke Rumah Hospital/RS Muhammadiyah Taman Puring menggunakan unit ambulans. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong.

‎”Pihak rumah sakit menerangkan bahwa Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/7).

‎Saat ini, tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan telah diterjunkan untuk mendalami seluruh rangkaian peristiwa. Penyelidik aktif mengumpulkan bahan keterangan dengan memanggil sejumlah saksi kunci, mulai dari pihak keluarga, pengemudi ambulans, hingga petugas medis.

‎”Rekam medis, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal ditemukannya almarhum, serta informasi lain yang berkaitan juga sedang berlangsung didalami,” tegas Budi.

‎Di tengah proses penyelidikan, beredar kabar bahwa almarhum Sutrimo merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) dari mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
‎Mengenai rumor profil korban tersebut, kepolisian menyatakan masih melakukan verifikasi data secara cermat di lapangan.

Upaya konfirmasi terpisah juga sempat dilakukan kepada Febri Diansyah selaku kuasa hukum Febrie Adriansyah, namun hingga berita ini diturunkan belum memberikan respons resmi.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *