⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
KALBAR

Jembatan Temurak Meliau Rusak Akibat Hujan Deras

Oleh | Mei 15, 2026 | 0 komentar | Mei 15, 2026 (diperbarui)

SANGGAU – Jembatan Temurak di Dusun Temurak, Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau kembali mengalami kerusakan akibat hujan deras dan meningkatnya debit air pada Rabu malam 13 Mei 2026.

Kerusakan akses penghubung menuju Kecamatan Tayan Hilir itu langsung mendapat perhatian aparat kepolisian bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Kapolsek Meliau Iptu Supar mengatakan pengecekan kondisi jembatan dilakukan pada Kamis pagi 14 Mei 2026 guna memastikan
keamanan jalur dan mengantisipasi terganggunya mobilitas warga.

“Jembatan ini sebelumnya sudah diperbaiki bersama-sama oleh unsur Forkopimcam, pihak perusahaan dan masyarakat. Namun hujan deras dengan intensitas tinggi kembali berdampak terhadap kondisi jembatan,” ujar Iptu Supar.

Akibat cuaca ekstrem, struktur timbunan jembatan yang sebelumnya diperbaiki kembali terkikis sehingga membahayakan pengguna jalan.

Melihat kondisi tersebut, personel Polsek Meliau bersama warga langsung melakukan penanganan darurat dengan menimbun bagian jembatan menggunakan kerikil batu yang dimasukkan ke dalam karung.

Langkah cepat itu dilakukan agar kendaraan roda dua maupun roda empat tetap dapat melintas meski harus bergantian dan dengan pengawasan petugas.

“Kami bersama masyarakat berupaya agar akses jalan tetap bisa digunakan meskipun harus dilakukan secara hati-hati. Personel di lapangan turut membantu mengatur kendaraan demi keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.

Jembatan Temurak diketahui menjadi jalur penting masyarakat sekaligus akses menuju Rumah Adat Betang Meliau yang akan digunakan dalam kegiatan Gawai Adat Dayak pada 18 Mei 2026 mendatang.

Saat ini pemerintah desa dan pihak kecamatan disebut tengah berkoordinasi untuk percepatan perbaikan permanen agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Polsek Meliau juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi lokasi, terutama pada malam hari dan ketika hujan turun.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *