⚡ Breaking
Misteri Kematian Sutrimo: Polisi Sisir CCTV Klinik Mordent Petenis Filipina kejutkan dunia setelah singkirkan juara bertahan di babak ketiga OTT Bupati Langkat: KPK Sita Platinum Rp40 Miliar Korupsi Kemenpu: Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Indonesia dan Ukraina Berbagi Gelar Juara Umum di World Para Athletics Grand Prix 2026 HUT Bhayangkara ke-80, Polres Landak Gelar Sunat Massal PLN Pastikan Pasokan Batu Bara ke PLTU Berjalan Lancar Pemanjat Indonesia Samai Legenda di Innsbruck
KALBAR

BEM Sintang Audiensi dengan Pemda, Kawal Isu Pendidikan-Kesehatan

Oleh | Juni 12, 2026 | 0 komentar | Juni 12, 2026 (diperbarui)

SINTANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabupaten Sintang menggelar audiensi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Jumat (12/6/2026). Pertemuan ini menjadi wadah penyampaian aspirasi terkait isu krusial di sektor pendidikan dan kesehatan.

Dalam audiensi tersebut, mahasiswa yang tergabung dari berbagai organisasi kampus di Sintang menyampaikan lima tuntutan utama. Fokus utama meliputi pemerataan pembangunan infrastruktur, optimalisasi kebijakan zonasi pendidikan, hingga peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan di wilayah terpencil.

Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menyambut baik kedatangan para mahasiswa. Ia mengapresiasi kajian akademis yang disusun oleh kelompok mahasiswa sebagai masukan konstruktif bagi pemerintah daerah.

“Argumen maupun kajian akademis dari para mahasiswa sangat baik dan rapi. Ini pasti kami tindaklanjuti, namun tentu memerlukan waktu dan proses,” ujar Bupati Sintang di sela kegiatan.
Senada dengan Bupati, Kapolres Sintang, AKBP Sanny Handityo, memberikan apresiasi atas cara mahasiswa menyampaikan aspirasi melalui jalur dialog intelektual tanpa harus melakukan aksi turun ke jalan.

“Terima kasih kepada mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib. Keamanan adalah faktor utama untuk membuat daerah maju. Mari kita bersama-sama menjalin komunikasi untuk Sintang yang lebih baik,” kata AKBP Sanny.

Menanggapi tuntutan tersebut, pihak Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa sejumlah poin yang disampaikan mahasiswa sebenarnya telah menjadi atensi pemerintah. Namun, beberapa kendala seperti keterbatasan anggaran dan kewenangan regulasi tingkat pusat menjadi faktor yang memengaruhi kecepatan realisasi di lapangan.

Kegiatan yang berlangsung kondusif hingga pukul 17.00 WIB ini diakhiri dengan penyerahan dokumen kesepakatan bersama antara perwakilan mahasiswa dan jajaran Forkopimda Sintang. Meski situasi terkendali, aparat keamanan tetap berkomitmen menjaga komunikasi berkelanjutan guna memastikan seluruh aspirasi dapat terjawab melalui rencana aksi yang realistis dan terukur.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *