⚡ Breaking
Bid Propam Polda Kalbar beserta Polres Bengkayang Gelar Panen Raya Jagung Kuartal II. Drama Penalti Catalunya: Bezzecchi Unggul 15 Poin Pimpinan Ponpes di Garut Ditangkap Diduga Cabuli Santri Gudang Barang Bekas di Tebas Sambas Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Jalan Kaki 30 Menit Sehari Efektif Jaga Jantung 3 Jenazah PMI Dipulangkan via PLBN Entikong Terekam CCTV, Jambret HP di Jelambar Incar Korban Tertidur Tabrakan Beruntun di Sekadau, Pemotor Tewas di Tempat
Internasional

Ruud Hajar Darderi, Final Roma Pertama

Oleh | Mei 16, 2026 | 0 komentar | Mei 16, 2026 (diperbarui)

ROMA – Casper Ruud akhirnya memecahkan kebuntuan. Untuk pertama kalinya dalam kariernya, petenis Norwegia itu melangkah ke final Internazionali BNL d’Italia 2026 setelah membantai Luciano Darderi dengan skor telak 6-1, 6-1 di semifinal, Jumat (15/3) malam.

Pertandingan yang berlangsung di Foro Italico itu sempat tertunda hampir dua jam karena hujan deras. Tapi begitu dilanjutkan, Ruud langsung tancap gas. Ia hanya butuh 24 menit untuk unggul 4-1 di set pertama sebelum hujan datang. Setelah jeda, ia kembali dengan performa sama dinginnya.

“Rasanya luar biasa. Tapi jujur, aku sedikit kasihan pada Luciano. Main di kandang sendiri tapi enggak bisa tampil maksimal,” ujar Ruud usai laga.

“Ini semifinal ke-10ku di turnamen Masters 1000, sementara ini pertama kalinya buat dia. Aku coba pakai pengalaman itu, dan sepertinya berhasil,” tambah petenis berusia 27 tahun tersebut.

Kemenangan ini terasa manis bagi Ruud. Tiga kali sebelumnya ia selalu tersungkur di babak semifinal Roma. Kini, ia tinggal selangkah lagi menuju gelar Masters 1000 kedua setelah tahun lalu juara di Madrid.

Di kubu lawan, Darderi tampak kehabisan bensin. Sebelum bersua Ruud, ia harus bertarung tiga set hingga pukul dua pagi melawan Rafael Jodar. Total sembilan jam ia habiskan di lapangan hanya untuk mencapai semifinal. Kelelahan pun tak terhindarkan, apalagi melawan Ruud yang hanya kehilangan satu set sepanjang turnamen.

Meski kalah, Darderi tetap pulang dengan senyum. Penampilannya di Roma akan mengantarkannya ke peringkat 16 dunia versi ATP Live – pencapaian luar biasa untuk putra Italia yang sebelumnya belum pernah mengalahkan petenis Top 10 sampai pekan ini.

Sementara itu, Ruud kini harus bersiap menghadapi kemungkinan terberat: Jannik Sinner. Sang unggulan asal Italia itu sedang dalam tren 32 kemenangan beruntun di level Masters 1000 dan akan menghadapi Daniil Medvedev di semifinal lain. Jika Sinner lolos, final nanti akan menjadi ujian pamungkas bagi Ruud yang baru saja kembali ke Top 20 dunia.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *