⚡ Breaking
Bid Propam Polda Kalbar beserta Polres Bengkayang Gelar Panen Raya Jagung Kuartal II. Drama Penalti Catalunya: Bezzecchi Unggul 15 Poin Pimpinan Ponpes di Garut Ditangkap Diduga Cabuli Santri Gudang Barang Bekas di Tebas Sambas Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Jalan Kaki 30 Menit Sehari Efektif Jaga Jantung 3 Jenazah PMI Dipulangkan via PLBN Entikong Terekam CCTV, Jambret HP di Jelambar Incar Korban Tertidur Tabrakan Beruntun di Sekadau, Pemotor Tewas di Tempat
Internasional

Jerusalem Siap Bungkam Kuse di Laga Ulang

Oleh | Mei 15, 2026 | 0 komentar | Mei 15, 2026 (diperbarui)

KEMPTON PARK – Juara dunia kelas jerami WBC, Melvin Jerusalem, datang dengan misi jelas ke Afrika Selatan: membungkam Siyakholwa Kuse untuk kedua kalinya. Pertarungan ulang ini bakal berlangsung di Kempton Park, Sabtu (16/5/2026).

Pada duel pertama, Oktober 2025 lalu di Filipina, Jerusalem keluar sebagai pemenang lewat keputusan bulat. Kini giliran juara asal Filipina itu yang bertandang ke kandang lawan demi mempertahankan sabuk “Hijau dan Emas”.

“Kami mengetahui apa yang Kuse tawarkan. Dia adalah petarung yang cepat dan teknis, tetapi kami di sini untuk menunjukkan mengapa kami adalah juara,” tegas Jerusalem dikutip dari laman WBC, Jumat.

Kemenangan di pertemuan pertama bukan sekadar mempertahankan gelar. Bagi Jerusalem, itu memperkuat posisinya sebagai salah satu petinju paling disegani di kelas 47,6 kg. Rekor saat ini: 25 menang (12 KO) dan tiga kalah.

Namun Kuse, yang akan didukung ribuan penggemar tuan rumah, punya rencana lain. Petinju kidal (southpaw) asal Afrika Selatan itu percaya kecepatan teknisnya bisa menggulingkan sang juara.

Pada duel pertama, mobilitas dan kecepatan tangan Kuse sempat membuat Jerusalem kesulitan menemukan ritme di paruh awal. Gaya kidal Kuse memaksa juara bertahan menyesuaikan pendekatan bertarungnya.

Tapi pengalaman berbicara. Di ronde-ronde akhir, ketepatan dan ketelitian Jerusalem muncul. Ia sukses membalikkan keadaan dan memenangkan pertarungan dengan keputusan bulat.

Kuse kini mengantongi rekor sembilan menang (empat KO), dua kalah, dan satu imbang. Ia menyebut kamp pelatihan kali ini berjalan sempurna.

Dalam konferensi pers jelang laga, kedua petinju menunjukkan rasa saling menghormati. Namun di balik senyum dan jabat tangan, tekad terpancar jelas.

“Saya sudah belajar dari pertemuan pertama. Kecepatan saya akan jadi kunci,” ujar Kuse dalam kesempatan terpisah.

Sementara Jerusalem tak bergeming. “Saya juara. Saya datang ke sini untuk membuktikannya lagi,” katanya.

Duel ulang ini diprediksi berlangsung sengit sejak ronde pembuka hingga akhir. Semua mata tertuju ke Kempton Park, Sabtu malam.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *